MALUKUnews, Namlea: Korban Bencana alam gelombang air laut pasang di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, mendapat bantuan paket sembako dari Polres Pulau Buru, (03/12).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 Wit ini memberikan bantuan berupa sembako yang diserahkan langsung oleh Kabag Ops Polres Pulau Buru AKP. Ruben M.H Sihombing, S.I.K didampingi Kabag Ren AKP A Palambo, Danki 3 Yon A Pelopor dan perwira Polres Pulau Buru.

Ia memaparkan bahwa kedatangan saya kesini bersama Para Perwira sebagai perwakilan dari Bapak Kapolres Pulau Buru AKBP. Ricky Purnama Kertapati, S.I.K, M.Si untuk memberikan bantuan kepada warga korban bencana alam.

Kapolres Pulau Buru AKBP. Ricky Purnama Kertapati, S.I.K., M.Si melalui Kabag Ops mengatakan bahwa pemberian bantuan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Polres Pulau Buru kepada korban bencana alam yang mengalami kerusakan tempat tinggal di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru.

“Ini sebagai perhatian Polres Pulau Buru kepada warganya yang terkena musibah bencana alam agar terjalin hubungan silahturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar Kabag Ops

Dengan bantuan ini AKP. Ruben Sihombing berharap kepada para korban bisa bangkit dari keterpurukan akibat musibah yang dialami. Ia juga mengharapkan agar warga tetap tabah dan terus berdoa.

“Senantiasa selalu bersabar dalam menghadapi cobaan ini dan jangan terlalu bersedih apalagi sampai berlarut-larut, musibah ini buikanlah keinginan kita tapi semua sudah ada yang mengatur , jadi harus sabar, harus semangat dan harus bangkit dan terus berdoa agar tidak ada lagi bencana seperti ini dikemudian hari,”ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Polres Pulau Buru selalu siap untuk mendampingi masyarakat di wilayah hukumnya.

“ Sehubungan dengan kondisi cuaca yang sulit di prediksi saat ini agar perangkat Desa dan masyarakat tetap mengantisipasi situasi bencana alam seperti banjir, dan air pasang serta musibah lainnya dan apabila ditemukan agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun perangkat desa guna percepatan tindakan penanggulangan bencana.”tambahnya (Humas Res Buru)