MALUKUnews, Ambon: Warga Desa Wamsait, Kecamatan Waelata Kabupaten Buru, Maluku, Senin (23/12), terpaksa membangun jembatan darurat sendiri. Hal ini dilakukan akibat sulitnya akses warga dari dan ke ibu kota kecamatan maupun kabupaten.

Jembatan darurat tesebut dibangun hanya menggunakan batang kelapa sepanjang lima meter untuk membelah sungai yang berlokasi di Dusun Dava.

Pembuatan jembatan darurat ini dibantu dan diinisiasi salah satu anggota TNI, Babinsa desa Wamsait Kopda Sapsuha. Aksi ini dilakukan akibat ratusan warga kesulitan akses menuju kawasan perkebunan dan landang.

“Saya membantu pembuatan jembatan darurat, sebab saya kasihan warga disini sangat kesulitan jika menuju kebun dan ladang mereka. Semoga jembatan ini bisa memperlancar aktivitas mereka, baik pejalan kaki atau menggunakan kenderaan untuk mengankut hasil pertanian”. Ucap Kopda Sapsuha.

Sementara itu desa wamsait berharap pemerintah dapat memberikan bantuan jembatan permanen bagi warga. Sebab selama ini warga kesulitan mengangkut hasil pertanian.

“ Kami berharap pemerintah bangun jembatan yang lebih permanen, sebab ini salah satu akses utama kami terutama mengangkut hasil perkebunan, “ pinta Soleh, warga Wamsait. (Tiar)