MALUKUnews, Namlea: Para guru dan siswa di SMA Negeri 1 Kabupaten Buru bersama sekolompok masyarakat yang tergabung dalam Pengadilan Rakyat Buru (Perak), menggelar aksi demo disejumlah lokasi di kota Namlea, seperti di Simpang Lima, UPTD Pendidikan, kantor kejaksaan dan Mapolres Buru, Kamis (16/01).

Aksi yang dipimpin Arifin ini menuntut adanya keterbukaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dalam aksi itu, mereka mengecam UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang ada di Namlea. Kepala UPTD dinilai tidak mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di SMA Negeri 1 Buru.

Salah satu guru dalam orasinya menyatakan, kami dewan guru SMA Negeri1 Buru menganggap kepala sekolah secara sengaja telah melakukan pelanggaran dan bertindak sewenang-wenang dalam pengelolaan dana BOS. Dana BOS itu tidak dikelola sesuai prosedur dan petunjuk teknis yang sudah diatur dalam Permendikbud RI. (R-B1)