Oleh: dr. Rakha Sulthan Salim (Praktisi Kesehatan)

MALUKUnews.co: Bagi sebagian orang, kencing batu mungkin sudah tidak asing. Kencing batu seringkali menjadi masalah yang dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan dengan usia yang sangat bervariasi sehingga perlu dipahami penyebabnya.

Bila anda merasa kencing berpasir atau keluar batu, mungkin itu gejala dari batu ginjal. Ginjal adalah bagian di dalam tubuh kita yang bertugas membersihkan darah serta menghasilkan air kencing, dan batu ginjal adalah penyakit dimana terbentuknya batu pada ginjal kita.

Timbulnya batu pada ginjal dapat dikarenakan berbagai risiko dan penyebab. Anda lebih berisiko menderita batu ginjal bila ada keluarga dekat yang sakit batu ginjal, juga beresiko bila memiliki pola hidup tidak sehat yang kurang minum air, serta kurang beraktivitas atau banyak duduk, dan penyebabnya sangat beragam mulai dari infeksi oleh bakteri, sakit asam urat yang tidak diobati, kelainan mineral dalam air kencing, dan banyak penyebab lainnya.

Adanya batu pada ginjal kita tentunya akan memberikan keluhan karena batu bisa menyumbat aliran air kencing dan dapat membuat luka di dalam tubuh kita, keluhan dapat sangat berbeda bagi tiap orang mulai dari keluhan ringan hingga yang berat dan membutuhkan pertolongan segera.

Keluhan yang paling sering adalah nyeri pinggang yang terus menerus atau hilang timbul, kencing kemerahan karena bercampur dengan darah, kencing berpasir/batu karena ada bagian atau pecahan batu yang keluar. Keluhan yang tak kalah penting adalah bila disertai demam, karena mungkin saja telah terjadi infeksi menyebabkan keadaan yang lebih berat dan membutuhkan pertolongan secepatnya.

Bila anda mengalami keluhan nyeri pinggang, kencing batu/berpasir dan berwarna kemerahan, segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat karena tiap orang memberikan keluhan yang berbeda, dan untuk penanganan yang lebih ahli disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter ahli bedah karena batu ginjal tidak mudah ditangani dan dapat kambuh kembali.

Terdapat beberapa cara dalam penanganan batu ginjal, mulai dengan penggunaan obat-obatan pada keadaan tertentu hingga operasi bergantung saran dan pilihan terbaik yang dipertimbangkan dengan dokter anda.

Bila kita telah mengetahui mengenai batu ginjal, baiknya bagi kita untuk melakukan pola hidup sehat demi mengurangi resiko penyakit ini. Anda dapat mulai dari minum yang cukup ditandai kencing paling sedikit 2 liter tiap harinya, aktifitas harian yang cukup karena banyak duduk merupakan risiko terbentuknya batu, dan bila anda pernah memeriksakan diri karena penyakit ini, pastikan untuk mematuhi penggunaan obat serta pola makan dan diet yang baik sesuai anjuran dokter anda.

Penting juga bagi yang pernah mengalami sakit batu ginjal untuk melakukan pola hidup sehat agar mengurangi kemungkinan sakit batu ginjal yang bisa muncul kembali.

Pengobatan dan penanganan sedini mungkin dari berbagai penyakit memberikan hasil akhir yang jauh lebih baik. Sehingga ada baiknya untuk tidak membiarkan keluhan tersebut berlarut-larut dan segera memeriksakan diri anda. (***)