MALUKUnews.co: Jamur adalah salah satu bahan pangan yang paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Selain mudah dibudidayakan, ada banyak sekali jenis jamur. Salah satu yang paling populer adalah jamur champignon atau Agaricus bisporus.

Makanan yang dikenal dengan nama jamur kancing ini dikenal kaya akan serat, karbohidrat, protein, serta rendah kalori sehingga cocok dijadikan menu diet.

Namun, meski kandungan gizinya tinggi, ada juga efek samping menanti jika jamur ini dikonsumsi dalam jumlah banyak. Berikut efek samping jamur kancing untuk kesehatan.

1. Psikosis

Seperti dikutip dari LiveStrong, makan jamur—termasuk jamur champignon—dapat menyebabkan halusinasi, delusi, dan perilaku irasional. Namun, kondisi ini hanya akan terjadi jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan.

Bahkan, jamur yang punya efek samping ini lebih mengacu pada jenis yang disebut jamur psilocybin. Psilocybin menyebabkan perilaku yang berubah 20 menit setelah konsumsi. Efeknya bahkan bisa bertahan hingga enam jam.

Psilocybin dimakan atau diminum dengan teh. Tindakan ini juga menyebabkan efek fisik negatif, seperti kelemahan otot, mengantuk, mual, muntah, dan ataksia.

2. Reaksi Alergi

Pada orang tertentu, jamur kancing dapat menyebabkan alergi. Akan tetapi, menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, kasusnya sangat jarang.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, jamur ini bisa menyebabkan gatal dan kulit ruam. Spora jamur dilepaskan ke udara di lingkungan yang lembap dan dapat menyebabkan reaksi alergi.

Alergi jamur dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, asma, ataupun penyakit paru-paru.

3. Kelelahan

Beberapa orang mungkin mengalami kelelahan setelah mengonsumsi jamur, termasuk jamur kancing. Anda mungkin juga merasa tidak nyaman dan tidak bertenaga. Namun, tidak usah terlampau khawatir, efek samping ini terjadi pada kasus yang jarang.

4. Sakit Kepala

Beberapa orang juga melaporkan pusing yang parah setelah beberapa jam konsumsi jamur champignon. Jamur tersebut juga menimbulkan kebingungan bila dikonsumsi dalam dosis tinggi.

Oleh karena itu, cari tahu batasan makan jamur agar Anda tidak mengalami pusing setelahnya. Sakit kepala ini akan hilang dalam beberapa jam. Cukup istirahatkan badan dan pejamkan mata Anda.

5. Gangguan Mental

Melansir Stylecraze, penyakit mental adalah efek samping paling serius yang disebabkan oleh jamur pada orang-orang tertentu. Gangguan mental, seperti rasa takut yang luar biasa dan serangan panik, dialami setelah mengonsumsi jamur.

Jamur juga dapat menyebabkan kecemasan pada orang-orang tertentu. Efek samping jamur kancing ini memburuk saat dikonsumsi dalam jumlah besar.

6. Kesemutan

Sekitar 20-30 menit setelah makan jamur, Anda mungkin akan mengalami rasa senang yang berlebihan. Namun, di saat yang bersamaan, Anda juga mungkin mengalami kesemutan di area seperti kaki dan tangan.

Hanya saja, masih butuh penelitian lebih lanjut terhadap efek ini. Sebab, belum ada bukti pasti jamur menyebabkan kesemutan. Anda juga perlu berhati-hati dalam memilih jamur. Sebab, banyak jamur liar yang menyerupai jamur kancing.

Jamur liar bisa berakibat fatal bila dikonsumsi. Bahkan, jamur liar bisa juga menyebabkan kematian. Karena itu, Anda harus benar benar jeli membedakan jamur liar dan jamur kancing untuk menghindari risiko.

“Secara khusus efek samping jamur champignon sendiri sebenarnya masih minim jika dimakan dalam jumlah yang wajar. Dari beberapa sumber yang ada, efek samping dari jamur champignon ini juga sebenarnya masih sedikit dan jarang terjadi,” ujar dr. Sepriani.

“Tapi memang, jika dimakan secara berlebihan jamur ini bisa menyebabkan mual, muntah, dan sakit perut. Hal ini bisa terjadi jika Anda tidak mencuci jamurnya dengan baik,” dia menambahkan.

Jamur champignon memang masih tergolong aman dan sehat untuk dimakan. Tapi tetap batasi jumlahnya ya untuk meminimalkan efek samping yang mungkin timbul.

Selain itu, waspadai juga jamur yang mungkin mirip dan menyerupai jamur champignon. Bisa jadi, jenis tersebut adalah jamur liar yang beracun bagi tubuh manusia. (HNS/JKT)

Sumber: klikdokter.com