MALUKUnews.co: Asma merupakan penyakit pernapasan kronis dengan gejala sesak napas yang menimbulkan mengi.

Kondisi ini terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang terlalu sensitif saat terpapar zat atau bahan tertentu. Ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi, saluran pernapasan dapat mengalami peradangan dan menimbulkan gejala asma.

Penyakit ini tidak bisa disembuhkan total, namun dapat dicegah dan diantisipasi agar tidak kambuh. Salah satu cara yang dipercaya bisa mencegah kekambuhan asma adalah dengan mengonsumsi buah kiwi.

Benarkah Kiwi Bisa Meredakan Asma?

Mengenai kiwi yang disebut-sebut bisa mengendalikan asma, berikut tanggapan dari dr. Arina Heidyana.

“Ya benar, kiwi bisa mengendalikan asma. Karena kiwi memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita asma,” jelasnya.

Perlu diketahui, kiwi mengandung vitamin, mineral, dan flavonoid. Tak hanya itu, buah ini juga mengandung vitamin C, potasium, dan beta karoten.

Menurut studi dari di Italia, anak-anak yang mengonsumsi 5 hingga 7 porsi buah kiwi dalam seminggu memiliki kondisi saluran pernapasan yang lebih sehat.

Peserta penelitian yang berusia 6 sampai 7 tahun ini menunjukkan gejala asma, seperti bersin, mengi, dan batuk yang lebih jarang dibandingkan anak yang mengonsumsi kiwi dalam jumlah sedikit.

Bahkan, hasil akhir menunjukkan bahwa sesak napas, mengi parah, batuk kronis di malam hari, dan pilek turun ke tingkat yang cukup rendah, yakni sekitar 35 persen, setelah anak-anak rutin mengonsumsi kiwi.

Seberapa Banyak Harus Konsumsi Kiwi untuk Mengendalikan Asma?

Dokter Arina menyarankan untuk mengonsumsi buah kiwi sebanyak 1-3 buah per hari.

“Pada umumnya, buah ini tidak menimbulkan efek samping berbahaya. Tapi ada juga beberapa orang yang alergi kiwi. Nah, orang-orang itu bisa bahaya jika mengonsumsinya karena bisa menimbulkan reaksi alergi,” jelasnya.

Tanda-tanda alergi buah kiwi adalah tenggorokan terasa gatal, lidah bengkak, kesulitan untuk menelan, muntah, serta gatal-gatal.

Risiko alergi kiwi ini dapat meningkat ketika Anda juga mengidap alergi hazelnut, alpukat, gandum, dan buah ara.

Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, konsumsi kiwi juga bisa memperlambat pembekuan darah serta meningkatkan perdarahan. Jika Anda memiliki gangguan perdarahan atau hendak menjalani operasi, hindari makan kiwi terlebih dahulu. (OVI/AYU)

Sumber: klikdokter.com