MALUKUnews.co: Apakah Anda menderita asma? Asma adalah penyakit pada saluran pernapasan yang ditandai dengan penyempitan dan peradangan saluran napas. Penderitanya akan mengeluh sesak napas dan batuk.

Tidak hanya keluhan umum tersebut, penderita asma sering kali merasakan nyeri pada perut.

Sebenarnya, apa sih hubungan antara penyakit asma dengan nyeri perut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Penyebab Nyeri Perut Saat Asma

Nyeri perut saat asma dapat disebabkan oleh banyak hal, di antaranya iritasi lambung, dispepsia, efek samping obat, dan lain-lain.

Kendati demikian, salah satu yang kemungkinan dapat mencetuskan keluhan nyeri perut pada penderita asma adalah gangguan lambung, seperti GERD (gastroesophageal reflux disease).

Beberapa teori menyebutkan bahwa GERD dapat mencetuskan serangan asma, dan pengobatan asma juga dapat menyebabkan perburukan keluhan GERD. Bagaimana keduanya bisa saling berhubungan?

GERD dapat terjadi sebagai akibat dari tidak berfungsinya katup antara saluran cerna atas dan bawah, yang berperan untuk mencegah naiknya asam lambung dari lambung ke arah atas.

Beberapa pendapat menyatakan bahwa asam lambung yang naik dapat merangsang terjadinya refleks pada trakea dan menyebabkan keluhan menyerupai asma.

Selain itu, aspirasi asam lambung pada trakea juga dapat memicu batuk, sesak, dan keluhan pernapasan.

Para peneliti percaya jika asam lambung yang ada, bahkan hingga menumpuk di kerongkongan, dapat menimbulkan kerusakan pada lapisan kerongkongan serta saluran pernapasan ke paru-paru. Inilah yang pada akhirnya mencetuskan keluhan sulit bernapas dan batuk.

Lalu, adakah efek samping obat asma terhadap keluhan sakit perut? Ternyata memang ada hubungan antara pengobatan asma dengan gangguan lambung penyebab nyeri perut.

Obat asma yang diberikan bertujuan untuk membuat otot napas menjadi relaks. Hal tersebut dapat merilekskan katup antara saluran cerna atas dan bawah.

Dengan demikian, obat tidak bekerja sebagaimana mestinya dan menyebabkan naiknya asam lambung.

Cara Mencegah Nyeri Perut Saat Asma

Penanganan dari nyeri perut saat asma memerlukan pendekatan yang detail dan menyeluruh. Penentuan penyebab nyeri perut perlu dilakukan karena tidak semua nyeri perut disebabkan oleh gangguan lambung.

Namun, jika Anda memiliki gangguan lambung seperti GERD, Anda patut memperhatikan berbagai hal berikut:

• Hindari makan dalam porsi besar. Sebaliknya, makanlah dalam porsi kecil dan sering.

• Hindari tidur segera sesudah makan.

• Lakukan olahraga secara teratur.

• Capai berat badan ideal.

• Kelola stres dengan baik.

Selain itu, ada beberapa hal yang dapat membantu Anda meminimalkan keluhan nyeri perut saat asma, antara lain:

• Konsumsi obat antimual dan obat untuk mengobati asam lambung.

• Obat dapat diminum setelah makan atau ketika Anda sedang makan.

• Hindari makanan dan minuman yang dapat memperparah kondisi sakit perut, seperti makanan berminyak, makanan asam, dan makanan pedas. Jauhi juga minuman beralkohol, kopi, dan soda.

Bila Anda masih ragu untuk menggunakan obat asam lambung ataupun obat antimual, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Dengan begitu, pengobatan dapat disesuaikan dengan kondisi Anda.

Apalagi bila keluhan tidak membaik setelah tiga hari, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Nah, demikian penjelasan mengenai hubungan antara asma dengan nyeri perut. Jika Anda memiliki keluhan GERD, ternyata pengobatan pada GERD dapat mengurangi keluhan batuk dan mengurangi timbulnya serangan asma. Jadi, jangan anggap sepele keluhan GERD dalam penanganan asma, ya. (WA)

Sumber: klikdokter.com