MALUKUnews.co: Diabetes umumnya ditandai dengan keluhan sering berkemih, terus-menerus haus, mudah lapar, dan penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Namun, bila diabetes sudah tidak terkontrol, sejumlah keluhan lain bisa muncul. Berikut tanda-tanda diabetes tidak terkontrol yang perlu Anda tahu.

  1. Hasil HbA1c di Atas 7

Dijelaskan oleh dr. M. Iqbal Ramadhan, ciri-ciri pertama diabetes yang tidak terkontrol adalah tingginya gula darah.

“Pemeriksaannya akan menunjukkan HbA1c (hemoglobin A1c) kurang baik, biasanya di atas 7,” kata dr. Iqbal.

Pemeriksaan HbA1c mengukur rata-rata banyak hemoglobin A1c yang berikatan dengan gula darah dalam 3 bulan terakhir. Waktu tersebut sesuai dengan siklus hidup sel darah merah, termasuk juga hemoglobin, yakni 3 bulan.

American Diabetes Association (ADA) mencatat bahwa kadar gula darah normal biasanya 70-130 mg/dl sebelum makan dan di bawah 180 mg/dl 2 jam selesai makan.

Konsumsi obat diabetes sesuai anjuran dan menerapkan gaya hidup yang sehat akan membuat gula darah stabil di kisaran normal.

2. Terjadi Masalah pada Ginjal

Glukosa yang tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk ginjal. Hal ini karena ginjal akan bekerja lebih keras untuk menyaring darah. Dalam kondisi lanjut, penyakit ginjal pun akan terjadi.

“Ginjal yang mulai rusak dapat dilihat dari warna urinenya yang sangat gelap dan juga berbusa,” kata dr. Iqbal. Selain itu, Anda akan merasakan sakit di dekat ginjal punggung bawah dan merasakan infeksi saluran kemih.

Penyakit ginjal memang tidak menunjukkan gejala awalnya. Saat gejala muncul, mungkin sudah terjadi kerusakan.

3. Sering Terjadi Infeksi

Diabetes melitus tidak terkontrol bisa meningkatkan kerentanan Anda pada infeksi. Anda harus segera menemui dokter jika lebih sering terserang infeksi atau membutuhkan waktu lama untuk memulihkan luka di tubuh.

Sebuah studi yang dinukil dari PubMed pada 2012 mencatat, penderita diabetes tidak terkontrol berisiko lebih tinggi untuk menderita infeksi kulit, seperti bisul atau selulitis, utamanya di kaki.

Beberapa infeksi lain yang wajib diwaspadai, misalnya infeksi saluran kemih; infeksi mulut dan saluran cerna; infeksi saluran pernapasan, seperti tuberkulosis (TB) dan flu; infeksi jamur, misalnya sariawan; serta infeksi telinga.

Infeksi yang terjadi pada penderita diabetes membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan dapat memburuk lebih cepat. Tanpa pengobatan segera, sepsis (komplikasi akibat infeksi berat) dapat berkembang dan mengancam jiwa penderita.

4. Napas Berbau Buah

Penderita diabetes dengan kadar gula darah tidak terkontrol akan mendapati napas mereka berbau sangat manis seperti gula. Saat gagal mengakses glukosa dari dalam darah karena masalah insulin, tubuh memecah lemak untuk energi. Hal tersebut menciptakan bahan kimia aseton yang memiliki aroma buah.

Napas berbau buah merupakan tanda diabetic ketoacidosis (DKA), kondisi yang berpotensi mengancam jiwa. Siapa pun yang memiliki gejala ini harus segera mencari bantuan medis.

5. Gejala Kardiovaskular

Penderita diabetes yang tidak terkontrol dapat juga mengalami gejala kardiovaskular, misalnya tekanan darah tinggi. Mereka juga mungkin memiliki kadar kolesterol tinggi dan juga obesitas, faktor risiko penyakit jantung.

Dari semua komplikasi diabetes, penyakit kardiovaskular-lah yang mungkin paling fatal, menurut penelitian PubMed. Sirkulasi darah yang buruk dapat juga berkontribusi memperlambat penyembuhan luka pada penderita diabetes.

Itulah tanda-tanda diabetes tidak terkontrol yang perlu Anda tahu. Dengan mengetahui lebih awal gejalanya, Anda akan lebih bijak dalam mengelola penyakit diabetes. (HNS/JKT)

Sumber: klikdokter.com