MALUKUnews.co: Mungkin sebagian besar dari Anda masih asing dengan minyak daun neem atau mimba. Namun, minyak esensial ini sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan tradisional di Tiongkok dan India.

Oleh penduduk lokal, minyak yang diekstrak dari Azadirachta indica itu dimanfaatkan untuk mengatasi beragam masalah kulit, seperti bisul dan infeksi jamur.

Sesuai namanya, minyak daun neem berasal dari biji pohon neem yang juga dikenal dengan nama lilac India. Meskipun memiliki bau yang menyengat, asam lemak dan kandungan nutrisi bisa bermanfaat untuk beragam masalah kulit.

“Daun neem memang dinilai aman untuk kesehatan kulit. Kandungan fatty acid-nya seperti oleic, palmitic, dan linoleic acid, memiliki sifat antiradang, antioksidan, dan juga antimikroba,” ujar dr. Arina Heidyana.

Tak heran, herbal ini banyak ditambahkan ke berbagai produk kecantikan, seperti losion, krim kulit, produk rambut, serta kosmetik. Biar tambah yakin, berikut manfaat daun neem untuk kesehatan kulit.

1. Mengatasi Jerawat

Mengutip ScienceDirect, dalam sebuah studi in vitro pada 2013, peneliti menyimpulkan minyak daun neem dapat menjadi pengobatan jangka Panjang untuk jerawat.

Seperti yang disebutkan di atas, minyak ini memiliki sifat antimikroba yang berguna untuk memerangi jerawat.

Namun demikian, sampai saat ini belum ada penelitian yang menguji minyak daun neem secara topikal untuk mengobati jerawat.

Penggunaannya pun harus hati-hati. Pemakaian berlebihan dapat menyumbat pori-pori dan malah menyebabkan jerawat baru.

2. Mengurangi Peradangan

Masih berkaitan dengan poin pertama, kulit berjerawat biasanya akan memunculkan peradangan kulit. Efek antiinflamasi dari minyak daun neem dapat membantu untuk mengurangi peradangan tersebut.

Dengan membatasi respons peradangan tubuh, jerawat mungkin akan berkurang atau lebih cepat sembuh.

3. Baik untuk Efek Anti-penuaan

Studi tahun 2017 melihat efek anti-penuaan dalam ekstrak daun neem topikal yang diaplikasikan pada tikus yang tidak berbulu.

Pada tahap awal, peneliti memaparkan tikus pada radiasi ultraviolet B yang merusak kulit. Kemudian, mereka mengoleskan minyak daun neem ke kulit tikus tersebut.

Dari penelitian tersebut, para peneliti menyimpulkan minyak daun neem sangat baik dan efektif untuk mengatasi masalah penuaan pada kulit. Misalnya, kulit menebal, keriput, kulit kemerahan, serta kering.

Menurut para peneliti, ekstrak minyak daun neem dapat meningkatkan kadar enzim penghasil kolagen (procollagen) dan enzim penghasil protein (elastin).

Kolagen sendiri memberi struktur kulit, membuatnya terlihat kenyal dan elastis. Sementara itu, elastin dapat mempertahankan bentuk kulit.

Produksi elastin dan kolagen akan menurun seiring bertambahnya usia. Hal inilah yang membuat kulit tampak kering, tipis, dan berkerut.

4. Mencegah Infeksi Kulit

Manfaat minyak daun neem berikutnya adalah melawan infeksi kulit. Pada studi tahun 2019, peneliti memeriksa sifat antibakteri dari produk kosmetik yang mengandung senyawa daun neem.

Para peneliti menemukan, sabun yang mengandung ekstrak daun neem atau kulit neem dapat mencegah pertumbuhan beberapa jenis bakteri. Secara tidak langsung, menggunakan minyak neem dapat mencegah infeksi kulit.

Adakah Efek Sampingnya?

Bagi kebanyakan orang, minyak daun neem adalah aman. EPA (United States Environmental Protection Agency) mengategorikan minyak ini sebagai “toksisitas rendah”.

Meski peluangnya amat rendah, penggunaan minyak neem bisa menyebabkan reaksi alergi, seperti dermatitis kontak. Hal senada diungkap dr. Arina.

“Untuk penggunaan topikal ke kulit pada umumnya aman. Akan tetapi, bisa saja timbul reaksi alergi ataupun kemerahan di kulit,” ujarnya.

Namun, konsumsi dalam jumlah besar dapat berdampak buruk, terutama pada anak-anak.

Efek samping yang mengancam seperti muntah, kerusakan hati, asidosis (saat asam menumpuk dalam tubuh), serta ensefalopati (istilah untuk gangguan atau kerusakan otak).

Minyak daun neem dapat menjadi alternatif perawatan kulit Anda. Barengi dengan perawatan kulit harian lainnya untuk hasil yang semakin optimal. Bila Anda pemilik kulit sensitif, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kulit sebelum menggunakannya. (HNS/AYU)

Sumber: klikdokter.com