MALUKUnews: Menambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam makanan anda adalah salah satu hal terbaik yang dapat anda lakukan untuk kesehatan.

Biji dan kacang-kacangan bergizi, sehat dan menghindarkan anda dari beberapa jenis penyakit kronis.

Biji bunga matahari misalnya adalah salah satu jenis biji yang mengandung nutrisi berkualitas tinggi. Mereka kaya akan lemak sehat, senyawa tumbuhan bermanfaat dan beberapa vitamin dan mineral.

Sebagaimana dilansir dari Times of India, biji bunga matahari bahkan dapat membantu mengurangi peradangan, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Berikut manfaat biji bunga matahari untuk kesehatan.

1. Mengurangi peradangan

Biji bunga matahari dapat mengurangi peradangan, yang menyebabkan beberapa penyakit kronis termasuk penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 6.000 orang dewasa, makan biji bunga matahari dan biji lainnya setidaknya lima kali seminggu menurunkan tingkat protein C-reaktif sebesar 32 persen dibandingkan dengan yang lain.

Diyakini bahwa manfaat potensial dari bijinya pada dasarnya karena adanya kandungan vitamin E.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung

Biji bunga matahari mengandung senyawa yang dapat memblokir enzim yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Ini dapat menurunkan tekanan darah Anda dengan mengendurkan pembuluh darah serta dapat mengurangi risiko stroke. Bijinya yang mungil juga mengandung magnesium yang bisa mengurangi tekanan darah ke dinding arteri.

3. Baik untuk penderita diabetes

Orang yang menderita diabetes harus selalu menjaga kadar gula darahnya, dan biji bunga matahari bahkan dapat membantu dalam hal itu.

Benih mungil tersebut telah diuji efektif dalam menurunkan kadar gula darah dalam beberapa penelitian.

Makan segenggam biji setiap hari dapat mengurangi gula darah puasa sekitar 10 persen dalam enam bulan. Ini terjadi pada dasarnya karena senyawa tanaman asam klorogenat .

4. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Biji bunga matahari mengandung seng yang diketahui dapat mengaktifkan sekitar 300 enzim dalam tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Biji bunga matahari juga mengandung selenium dan vitamin lain, yang dapat melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan. Membangun kekebalan internal penting untuk melindungi diri dari penyakit kronis.

5. Mengurangi risiko kanker

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Meskipun tidak ada yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker, mengubah pola makan pasti dapat menurunkan kemungkinannya.

Biji bunga matahari mengandung beta-sitosterol, fitosterol yang dapat mencegah kanker payudara. Ini menekan pertumbuhan sel tumor.

Ada beberapa nutrisi lain yang ditemukan dalam biji bunga matahari yang dapat membantu hal yang sama. Mengonsumsi biji ini juga mengurangi kemungkinan terkena kanker usus besar.

6. Mengurangi kolesterol

Kandungan serat pada biji bunga matahari dapat menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Selain itu, tingginya jumlah niasin atau vitamin B3 juga membantu menurunkan kadar kolesterol dan vitamin B5 meningkatkan kolesterol HDL.

7. Meningkatkan fungsi otak

Jika Anda ingin meningkatkan fungsi otak dan konsentrasi, biji bunga matahari bisa menjadi tambahan yang bagus untuk diet Anda. Kehadiran vitamin B6 di dalamnya dapat meningkatkan mood dan konsentrasi serta daya ingat. Bahkan membantu meringankan gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

8. Bagus untuk kulit

Sifat antibakteri dan antijamur dari biji ini juga mencegah infeksi, menjaga kulit tetap bersih dan bebas jerawat.

Asam oleat dan linoleat, hadir dalam biji bunga matahari membantu pembentukan kolagen. Mereka memperlambat proses penuaan dan mengurangi noda.

Cara makan biji bunga matahari yang benar

Biji bunga matahari tersedia di pasaran dalam bentuk cangkang atau biji yang dikupas. Kulit biji bunga matahari yang berwarna hitam harus dibuka dengan gigi, lalu cangkangnya dibuang dan bijinya dimakan.

Kebanyakan orang mengonsumsi biji bunga matahari yang dikupas karena mudah dikonsumsi dan sebagai tambahan di hidangan lain. Anda bisa menambahkannya di atas salad, yoghurt atau bubur atau oatmeal.

Anda sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 30 gram biji bunga matahari per hari. (agn)

Sumber: cnnindonesia.com