MALUKUnews: Umumnya setiap orang dianjurkan minum air mineral sebanyak 8 gelas atau kurang lebih 2 liter per hari. Akan tetapi, kebutuhan air setiap orang rupanya berbeda.

Kebutuhan air pada dasarnya bisa dilihat berdasarkan berat badan orang itu sendiri, kok. Untuk tahu lebih lanjut tentang kebutuhan air yang harus dikonsumsi sesuai berat badan, simak ulasan berikut ini, ya.

Hubungan Kebutuhan Air dengan Ukuran Badan

Dua liter per hari adalah rumus atau acuan global yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh manusia.

Menurut para ahli, air sebanyak dua liter sudah cukup membuat tubuh terhidrasi dan aman untuk aktivitas fisik sehari-hari. Namun, asupan air minum setiap orang per hari itu sebenarnya berbeda. Kebutuhan cairan seseorang bisa dilihat dari aktivitasnya dalam sehari. Kalau seharian tidak terlalu berat aktivitasnya, tentu berbeda dengan seseorang yang punya aktivitas fisik berat.

Selain itu, kebutuhan asupan air minum per hari juga perlu dihitung sesuai berat badan seseorang. Tentunya berbeda kebutuhan cairan orang yang punya berat 45 kilogram dengan yang berat badannya 90 kg.

Menurut dr. Devia Irine Putri, kebutuhan air minum yang sesuai dengan berat badan seseorang hubungannya terkait metabolisme tubuh. Secara otomatis, semakin berat berat tubuh seseorang, maka semakin tinggi metabolisme tubuhnya.

"Iya, karena semakin berat badan (BB) seseorang tinggi, otomatis metabolisme tubuh yang ada di tubuh kita orang itu juga lebih besar. Kemudian air yang hilang dari tubuh melalui keringat dan urine juga lebih banyak," ujar de. Devia Irine.

"Kalau tubuh kita BB-nya cukup tinggi, tapi kita minumnya sedikit, tentu bisa memengaruhi kerja tubuh," jelas dr. Devia Irine.

Cara Menghitung Kebutuhan Air Berdasarkan Ukuran Badan

Lalu, bagaimana cara menghitung kebutuhan air yang sesuai dengan berat badan? Dalam menghitung ini, dr. Devia Irine mengungkapkan ada rumus Watson untuk menghitungnya.

Rumus ini juga berlaku untuk hitungan global. Berikut rumusnya yang bisa Anda pelajari:

Rumus Watson untuk Pria:

2,447 - (0,09145 x usia) + (0,1074 x tinggi dalam cm) + (0,3362 x berat dalam kg) = berat total tubuh (TBW) dalam liter.

Rumus Watson untuk wanita:

-2,097 + (0,1069 x tinggi dalam cm) + (0,2466 x berat dalam kg) = berat total tubuh (TBW) dalam liter.

"Kalau cara cepatnya, biasanya BB dikali 30 ml," ungkap dr. Devia Irine. Nah, kalau Anda susah menghitung rumus Watson, cobalah dengan cara mudah ini. Biasanya akan terungkap berapa kebutuhan dasar orang untuk asupan cairannya.

Namun, kalau Anda mau berpatokan pada minum air 2 liter per hari, itu juga bukan masalah besar.

Intinya, kebutuhan air atau asupan cairan tergantung pada aktivitas seseorang. Kalau aktivitasnya tinggi, maka kebutuhan air di tubuhnya bisa lebih.

"Secara umum 8 gelas per hari, tapi balik lagi aktivitasnya bagaimana, kalau semakin berat tentu kebutuhan cairannya makin banyak," ungkap dr. Devia Irine.

"Untuk mengetahui cukup atau tidaknya air dalam tubuh bisa dilihat dari warna urine. Kalau urine yang keluar berwarna pekat (warna kuning) artinya kita kurang minum. Kalau terang mendekati jernih artinya sudah cukup," jelas dokter Devia.

Memenuhi kebutuhan cairan harian yang cukup sifatnya penting. Jika tubuh kekurangan air, risiko dehidrasi seperti badan lemas, sembelit, atau bahkan gangguan otot pun bisa terjadi. (OVI/AYU)

Sumber: klikdokter.com