MALUKUnews, Ambon: Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan keterangan mengenai penerbangan bernomor ID-6512 yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) tujuan Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS), Kamis, kemarin, bahwa operasional berjalan normal dan penanganan kepada 24 tamu sudah diselesaikan dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Seperti daalm rilisnya yang diterima Malukunews.co, Jumat (27/12), Batik Air memberikan klarifikasi bahwa tamu tersebut tidak berangkat sesuai jadwal keberangkatan pada penerbangan ID-6512 dikarenakan penyesuaian jenis pesawat.

Kebijakan untuk mengganti jenis pesawat di rute Soekarno-Hatta ke Denpasar penerbangan ID-6512 berdasarkan pertimbangan untuk memastikan ketepatan waktu keberangkatan (on time) serta faktor pergerakan pesawat yang berpotensi menyebabkan keterlambatan berangkat dan tiba (delayed) secara beruntun.

Penerbangan ID-6512 dioperasikan menggunakan pesawat jenis Airbus 320-200CEO, memiliki kapasitas 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Pada penerbangan ini sudah dipersiapkan untuk menggunakan pesawat dengan jenis Boeing 737-900ER yang berkapasitas 12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi. Dalam hal ini terdapat selisih 24 kursi kelas ekonomi antara Airbus 320-200 dan Boeing 737-900ER. Batik Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamaan yang timbul. Kondisi seperti itu telah menyebabkan terjadinya kelebihan penumpang (over capacity) pada penerbangan ID-6512.

Batik Air sudah menginformasikan kepada seluruh tamu dan memfasilasi dengan menyediakan layanan ruang tunggu di lounge Batik Air serta penerbangan berikutnya (transfer flight) di hari serta di rute yang sama.

Batik Air menjalankan prosedur menurut ketentuan dalam penanganan tamu melalui koordinasi secara tepat bersama petugas layanan di darat (ground handling) serta pihak terkait guna memberikan pelayanan terbaik.

Pada kesempatan ini, Batik Air juga menginformasikan tidak menjual kembali tiket para tamu dimaksud yang sudah melakukan pelaporan diri dan mendaftarkan bagasi/ barang bawaan (check-in).

Atas kejadian tersebut, Batik Air akan menjadikan sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi dalam meningkatkan kualitas layanan dan operasional penerbangan.

Batik Air akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan akan menyampaikan informasi sesuai perkembangan. (Red)