Oleh: Rimbo Bugis ( Caketum DPP IMM 2021-2023 )

MALUKUnews.co, Ambon: Maluku merupakan daerah yang ada sejak Indonesia merdeka, bahkan menjadi salah satu provini pendiri Indonesia. Namun hingga kini rakyatnya masi mengeluh dengan kesejatraan dan pembangunan di Maluku.

Pembangunan di Indonesia masih dimonopoli oleh Jawa, Sumatera, Sulawesi dan sekarang Papua. Maluku menjadi daerah yang tidak diperhitungkan dari bergaining politiknya.

Olehnya itu sumberdaya manusia harus terus Maluku kuatkan. Sehingga anak-anak Maluku bisa bersaing di tinggkat nasional, guna merebut posisi-posisi penting disana. Kalau ada deretan anak Maluku yang mampu mengambil peran ditingkat nasional, maka posisi dan kepentingan Maluku bisa terangkut.

Kita harus sadar bahwa apabila jumlah kita sudah kalah dengan daerah lain secara kuantitas. Maka, secara kualitas harus di perkuat. Bukan hanya di politik praktis, namun dikelompok penekan seperti ormas dan LSM juga harus mengambil bagian di sana. Dalam waktu dekat tepat di 1 Agustus 2021, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), akan melakukan Mukhtamar ke-19, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

IMM Maluku sudah memproduksi banyak kader paripurna. Dalam sejarah perjalanan IMM juga dari Mukhtamar ke Mukhtamar, Maluku selalu diperhitumkan. Bahkan pernah di Mukhtamar di Ambon, kader IMM Maluku, Amirudin mendapat amanah untuk memimpin Dewan Pimpinan Pusat IMM. Setiap IMM Maluku berpihak ke mana, disitu akan menang.

Mukhtamar kali ini, IMM Maluku sudah harus ambil bagian pada momentum tersebut. Dan momentum tersebut memunculkan beberapa nama di antaranya saya sendiri, Rimbo Bugis dari Maluku.

Slogan, tageline yang saya usung adalah IMM For All atau IMM Untuk Semua. Saya sendiri bosan dengan garis politik panatis kelompok yang memang sudah terbangun sejak lama. Ini yang membuat IMM tidak dapat berkembang.

IMM For All akan menjadi payung pergerakan untuk melindungi, menjaga dan berbuat untuk semua. Tidak memandang kelompok, suku, ras dan agama. IMM menjadi penyelamat semua manusia. IMM untuk semua. Saya bertekad untuk membangun IMM secara merata melalui pengkaderan dan kepemimpinan yang terus dirawat betul dalam organisasi dan bangsa ini.

IMM akan memperjuangan semua kepentingan daerah secara merata dan berkeadilan, biar tidak adalagi muncul kecemburuan antara daerah satu dengan daerah lain. Potensi dan kepentingan daerah harus di perjuangan bersama oleh IMM dengan cara rasional dan tepat sasaran. IMM garus menjadi bagian yang di perhitungkan dalam bangsa ini. (***)