MALUKUnews, Ambon: Perhelatan Pemilu tinggal menunggu etape politik Pilpres Juli mendatang. Namun hasil Pileg 2014 di Maluku semakin membuka ruang kemenangan bagi partai PDIP. Jika secara nasional PDIP menang, dan serta merta di ikuti kemenangan PDIP di Maluku, maka peluang terbesar terhadap masuknya putra terbaik Maluku dalam bursa kepemimpinan nasional kian saja terbuka lebar. Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Public Policy Watch Institute (POLWAIS Maluku), Wahada Mony melalui via selulernya, Rabu (16/04).

Menurut Mony yang juga sebagai Pengurus Besar HMI (PB HMI) Periode 2013-2015 ini menuturkan, kemenangan PDIP yang menjadi kampiun Pileg secara nasional tahun ini menjadi kompetitor class bagi rival partai lainnya yang harus disyukuri secara internal partai. Pasalnya, PDIP masih menjadi idola pilihan politik masyarakat di Indonesia dan juga di Maluku. Jika sesungguhnya PDIP yang saat ini mengusung jagoannya Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden menang di panggung Pilpres nantinya, otomatis kran terbuka bagi masuknya tokoh Maluku di jajaran kabinet pemerintahan Jokowi semakin mulus. “Saya yakin ini adalah panggung untuk PDIP untuk memenangkan Pemilu baik pileg maupun pilpres 2014, maka PDIP Maluku akan mudah menitipkan putra terbaiknya sebagai perwakilan Menteri di pusat” ungkap Mony.

Memang peta koalisi parpol memasuki pilpres belum terbaca dengan pasti, artinya pilpres masih menunggu dua bulan lagi kedepan setelah penetapan anggota legislatif oleh lembaga penyelenggara Pemilu usai. Namun menurut penuturan jebolan Fisipol Unpatti ini, bahwa PDIP Maluku memiliki pesaing yang cukup berat dengan partai lainnya seperti Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PKS maupun PPP.

Namun PDIP sebagai kampiun pileg di Maluku, membuktikan kalau PDIP bakal meloloskan jagoannya sebagai Presiden-RI pada bursa pmendatang. Sehingga akan sangat mudah membuka ruang komunaksi politik internal partai bagi DPD PDIP Maluku untuk meloloskan putyra terbaik Maluku pada level pemerintahan pusat di Jakarta. “DPD PDIP Maluku tinggal menunggu bola pertandingan Pilpres, jika PDIP Unggul maka komunikasi putra terbaik Maluku kian dekat ke Kabinet baru Jokowi” ungkap Mony.

Mony menilai, masyarakat Maluku sangat merindukan sosok kabinet baru tahun ini ada wakil terbaiknya dari putra terbaik Maluku menduduki porsi jabatan penting dan strategis di di tingkat pusat. Selama ini Masluku masih minus di hitung dalam kancah pemerintahan nasional. Untuk itu, tahun ini adalah tahun emas bagi Partai PDIP Maluku guna menjawab keresahan publik agar uapaya untuk meloloskan jatah menteri di tingkat pusat harus benar-benar terwujud.

“Ini tahun politiknya bagi PDIP, maka panggung kabinet pun harus terisi oleh perwakilan tokoh Maluku kelak. Karena disis lain hemat Mony lagi, capres Jokowi dari PDIP merupakan sosok potensial untuk memenangkan pilpres 2014 kali ini. Hal ini disusul menguatnya hasil poling dari sekian lembaga survey nasional yang menempatkan Jokowi peraih point elektabilitas tertinggi jika di banding capres partai lainnya. Ini kemudia akan menjadi kekuatan politik PDIP untuk memenangkan Jokowi dalam perhelatan pilpres Juli mendatang. Sehingga mudah bagi PDIP Maluku untuk siap siaga mengusung siapa putra terbaik Maluku yang akan mendampingi Jokowi dalam pemerintahan kabinet nantinya kelak. Tegas Mony sambil menutup komentarnya. (Qin)