Oleh: Saadiah Uluputty ( Anggota DPR RI )

MALUKUnews: Wabah pandemi menerpa semua aspek, termasuk olahraga. Hari ini, Senin (10/08), beta diundang oleh Panitia Liga Amal Top Eleven Asililu 2020, untuk membuka turnamen sepakbola di negeri Asilulu yang ada di Kecamatan Leihutu, Maluku Tengah.

Dalam kesempatan reses selaku anggota DPR RI, beta meluangkan waktu sekaligus silaturahmi dengan konstituen, terutama kaum muda untuk memberi suport dan sambutan. Dalam sambutan pemerintah Negeri Asilulu, beliau menyampaikan bahwa Asilulu pernah mengirim klub bola ikut dalam kejurnas pertandingan sepakbola nusantara. Itu berarti sesungguhnya Maluku punya potensi yang memadai untuk mengikuti pertandingan di kancah nasional.

Bahkan, Maluku punya segudang pemain bola bertalenta yang tergabung dalam klub nasional. Timbul pertanyaan, Kapan Maluku Punya Klub Bola Profesional ?

Jadi teringat curhat abang Sofyan Lestaluhu, Ketua Asosiasi Sepakbola (ASPROV) Propinsi Maluku. Waktu beta menjadi Ketua Komisi D DPRD Propinsi Maluku. Soal sarana prasarana sepakbola yang tidak mendukung dan perkembangan sepakbola Maluku yang lambat, organisasi bola yang tidak kokoh, investor yang siap membantu klub bola bila terbentuk.

Pemerintah sepertinya tidak terlalu memprioritaskan pembangunan sepakbola di Propinsi Maluku. Padahal Maluku memiliki nama yang gemilang dikancah sepakbola nasional. Tetapi klub tersebut hilang marwah setelah tidak diperhatikan pemerintah daerah.

Banyak pemain Maluku justru bergabung dengan klub propinsi lain. Sebut saja Abang Rizki Pellu ( PSM Makasar), Ricardo Salampessy (Persipura), Ramdani Lestaluhu (Persija), Manahati Lestusen (Barito), Hasyim Kipu (Bali) dan juga pemain pemain nasional yang masuk klub garuda, seperti Bang Rocky Putiray, Chairil Anwar Ohorela, Imran Nahumaruri, Mauli Lessy, Alfin Tuasalamony dalan lainnya.

Tentu berbagai problem yang menghambat klub sepakbola profesional di Maluku harus dicari jalan keluarnya. Mengapa derah lain bisa Maluku tidak bisa ? Semoga saja Gubernur Baru Maluku, bisa menjadikan klub sepakbola Maluku sebagai agenda prioritas. Karena potensi sudah terbentang, segudang prestasi sudah diukir dan tinggal menyiapkan sarana saja.(***)