Oleh : Albert Kelpitna, SP (Alumni Angkatan 1982)

MALUKUnews.co: Dengan menanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa saya mengucapkan dirgahayu almamaterku Sekolah SPP–SPMA Negeri Ambon yang ke-66, yang jatuh pada tanggal 5 September 2021. Semoga selalu jaya dan terdepan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk membangun sektor pertanian di Maluku.

Sejak dibentuknya tanggal 5 Sepember 1955 dengan nama Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Negeri Ambon oleh Departemen Perantian, Badan Pendidikan Latihan dan Penyuluhan Pertanian banyak siswa yang berminat untuk menimbah ilmu di sekolah ini baik yang ada di provinsi Maluku maupun dari luar provinsi seperti dari porvinsi Maluku Utara (sebelum ada pemekaran provinsi).

Awal berdirinya sekolah ini dari sisi akademis terdapat berbagai mata pelajaran yang didisesuaikan dengan kebutuhan perkembangan di provinsi Maluku kurang lebih ada 10 (sepuluh) mata pelajaran teknis antara lain Budidaya Pertanian, Peternakan, Perikanan, Hortikultura, Perkebunan, Penyuluhan Pertanian dll sehingga dikenal dengan sebutan SPMA Polivalen.

Seiring berjalannya waktu dan kebijakan pemerintah dalam hal ini Depatemen Peranian pada tahun ajaran 1982 merupakan tahun terakhir status SPMA Polivalen dan beralih menjadi Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) SPMA dengan memberlakukan mata pelajaran bersifat jururasan atau minat sehingga siswa lebih terkonsentrasi pada bidang akademis yang sesuai dengan minatnya yang didukung dengan berbagai fasilitas seperti Perpustakaan, bengkel Alat, Mesin Pertanian (Alsintan) dll.

Sesuai data yang dihimpun sampai dengan ulang tahun yang ke 66 ini tercatat sudah beberapa kali terjadi pergantian Pimpinan atau Kepala Sekolah berturut-turut mulai dari bapak Moch Husein, bapak B..A. Philipus, ibu Sri Rukmi, Ir. Suharnis, BA, bapak Laswoko Siswopranoto, M.Ed, bapak Drs..A.H. Sanaba, bapak Drs. J. Makaruku, ibu Dra. B. Pelupessy dan Ir. J. Ruipassa.

Out put yang dihasilkan oleh SPP-SPMA Negeri Ambon telah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal yang telah tersebar dan berkontribusi terhadap sektor Pertanian, sub sektor Peternakan, Perikanan, sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai ujung tomak dari sektor pertanian sedangkan ada yang menalnjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta sehingga ada yang sudah menyandang Strata (S1, S2 dan S3) dan telah mengabdi diberbagai instansi verikal maupun daerah bahkan ada yang jadi Akademisi (dosen), Peneliti, kepala Dinas di Kabupaten Maluku Tengah dan Provinsi Maluku bahkan ada yang berafliasi ke profesi sebagai Anggota Legislatif baik di dalam maupun luar Provinsi Maluku.

Dengan adanya program pemerintah yang berorientasi ke daerah Otonomisasi maka sekolah SPP-SPMA Negeri Ambon telah diserahkan untuk dijadikan asset Pemerintah Provinsi Maluku. Demikian sekedar ulasan singkat dalam memperingati hari ulang tahun Almamaterku SPP-SPMA Ambon yang ke 66 semoga selalu sukses dan terdepan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang cerdas demi Pembangunan Pertanian di Maluku. (***)