MALUKUnews, Ambon: Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti akan meninjau sejumlah pelabuhan perikanan yang ada di Kota Ambon. Gubernur Maluku, Said Assagaff, seperti ditulis Siwalima, hari ini.

Menurutnya, Menteri Susi dipastikan akan mengunjungi Maluku 10 Desember 2014 mendatang bersama dengan Ketua Mahkamah Agung (MA), Djafny Djamal.

“Mengenai kunjungan ibu Menteri Susi, selain bersama Ketua MA meresmikan Kantor Pengadilan Perikanan, ibu menteri juga akan meninjau langsung pelabuhan-pelabuhan perikanan yang selama ini tak berfungsi agar bisa difungsikan,” jelas Assagaff.

Kunjungan dua petinggi negara ini dalam rangka me­resmikan Kantor Pengadilan Perikanan Ambon

“Jadi nanti 10 Desember 2014 itu ibu menteri dan Ketua MA akan tiba di Ambon. Selanjutnya, 11 Desember 2014 akan diresmikan Kantor Pengadilan Perikanan Ma­luku yang berkedudukan di Peng­adilan Negeri (PN) Ambon,” jelas Assagaff.

Ia mengatakan, seluruh persiapan dalam rangka menyambut keda­tangan Menteri Susi dan Ketua MA sudah dilakukan Pemprov Maluku. Salah satunya, persiapan konsep Maluku dijadikan Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Untuk diketahui, sebelumnya Assagaff mengatakan, kunjungan Menteri Susi ke Maluku juga dalam rangka melihat secara langsung kondisi Maluku. Apalagi setelah seluruh masterplan pembangunan perikanan 10 tahun telah diserahkan untuk menunjang persetujuan LIN.

“Kemungkinan pada 10 Desember itu beliau akan ke Maluku. Kita sudah buat masterplan pemba­ngunan perikanan 10 tahun kede­pan. Sudah kita serahkan ke pre­siden, wapres dan ke ibu menteri juga,” kata Assagaff.

Disisi lain kata Assagaff, kebija­kan Menteri Susi untuk member­dayakan masyarakat pesisir itu sangat tepat dan juga telah mela­rang memungut biaya retribusi bagi para nelayan pesisir itu.

“Kebijakan beliau yang pertama itu daerah jangan pungut retribusi dari nelayan-nelayan kecil, untuk itu berapa retribusi ke mereka saya akan mengalokasikan melalui DAK,” katanya.

Olehnya itu, Gubernur berharap dengan kedatangan Menteri Susi ke Maluku maka dapat melihat banyak pelabuhan di Maluku yang tak terpakai akibat kebijakan Pempus yang telah lama dan itu menye­babkan banyak retribusi Maluku yang hilang.

“Harapannya memang ibu menteri saya undang ke Maluku untuk beliau bisa melihat yaitu pertama ada banyak pelabuhan kita yang nganggur akibat dari kebijakan yang lalu-lalu. Jadi kapal di laut tidak sandar, tenaga kerja kita di pela­buhanpendapatannya menurun, dia tidak bisa ambil ikan dari kapal ke gudang, dan juga retribusi daerah hilang. Jika merapat di dermaga maka kapal ambil air juga dapat PAD. Kapal sandar kita bisa dapat biaya­nya. Sekarang hilang semua. Tapi dengan kebijakan ini saya yakin kedepan PAD pasti meningkat,” harapnya.

Sementara itu, Humas PN Ambon, Ahmad Bukhory kepada Siwalima pekan kemarin menjelaskan, kalau pihaknya juga sudah siap dikun­jungi Ketua MA, Djafny Djamal. Dikata­kan, PN Ambon sudah mempersiap­kan segala sesuatu dalam rangka menyambut orang nomor satu di Mahkamah Agung itu.

“Kita di PN Ambon juga siap menanti pak Ketua MA. Karena memang pelantikan Pengadilan Perikanan itu di PN Ambon,” kata Bukhory. (S5)