MALUKUnews, Ambon: Kepala Kantor Wilayah Bulog Maluku dan Maluku Utara, Asmal, angkat bicara terkait dugaan adanya beras plastik bermerek bulog yang beredar di Pasar Binaya Kota Masohi.

Kata Asmal, isu beras plastik bermerek bulog di Masohi itu tidak benar seperti yang diberitakan itu. Tidak ada beras plastik dari bulog. “Kami itu penyalur beras resmi dari pemerintah, jadi beras yang kami salurkan ke masyarakat itu terjamin,” ujar Asmal saat dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Senin (17/02), siang.

Lanjut Asmal, kasus dugaan beras plastik di Masohi ini, sama persis dengan kasus yang pernah terjadi di Kota Tual beberapa waktu lalu. Kasus dugaan beras plastik di Kota Tual itu setelah kami cek ternyata tidak benar.

“ Jadi kami juga sangat yakin, informasi beras plastik yang beredar di pasar Masohi itu pasti tidak benar juga. Kami himbau supaya masyarakat tidak perlu panik dengan isu beras plastik itu, tidak benar itu,” tegas Kabulog Wialyah Maluku dan Maluku Utara itu. Beras bulog itu, kata Asmal, ada dua jenis, ada beras pulen (lembek) ada beras perah (keras), maksudnya berasnya setelah jadi nasi. Jadi kalau kedua jenis beras ini dimasak, ada yang butuh air lebih banyak dan ada yang butuh air sedikit. “ Jadi saya duga beras yang ditemukan di kota Masohi itu saat dimasak airnya kurang,” ujar Asmal.

Meskipun telah memberikan klarifikasinya, namun Asmal tetap menyerahkan kasus ini supaya bisa diuji di Balai POM Ambon. Alasannya, supaya masyarakat bisa tercerahkan. (Qin)