MALUKUnews, Ambon: Bukan hanya bertugas untuk menjaga keamanan di wilayah Maluku, namun Personel Pos Mausu Ane SSK II Satgas Ops Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS, juga memiliki tugas mulia, yaitu mengajak dan mengajarkan bagaimana cara mengolah lahan kosong menjadi sarana bercocok tanam.

Yonif RK 136/TS ini, juga mengajak warga untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia, yang dimiliki penduduk asli suku Mausu Ane yang ada di Pulau Seram itu, pada Minggu (24/11).

Lettu Inf Sutyoso Doan Artoyudo selaku Danpos Mausu Ane SSK II mengatakan, hal itu mereka lakukan guna memberikan pemahaman kepada warga, tentang bagaimana cara memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.

“Saya dan personel pos mengajak dan mengajarkan warga bagaimana cara mengolah lahan kosong untuk dijadikan sarana bercocok tanam, dimulai dari pembukaan sekaligus pengolahan lahan, penanaman bibit, pemupukan, perawatan hingga mengambil hasil panennya,” kata Danpos.

“Adapun bibit tanaman yang sudah kami tebar yaitu kangkung, sawi, kacang panjang dan kacang tanah, dipilihnya keempat jenis tanaman itu selain cocok terhadap iklim dan karakter tanah, keempat tanaman tersebut mudah dalam pengolahannya” jelasnya.

Ditambahkan, kami seluruh personel pos dan warga Mausu Ane sangat bersyukur bercampur dengan perasaan bahagia, karena perjuangan yang kami lakukan selama ini yaitu menanam bibit kacang tanah beberapa waktu lalu sudah membuahkan hasil dengan baik.

Sutyoso Doan juga berharap, dengan bekal ilmu yang diperoleh, maka penduduk asli suku Mausu Ane dapat langsung mempraktekannya secara mandiri, dikarenakan masih terdapat lahan kosong yang bisa di manfaatkan sebagai sarana bercocok tanam, sehingga sayuran tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. (Red)