MALUKUnews, Ambon: Anggota DPD RI, Mirati Dewaningsih, ST, melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Masohi, Sabtu (23/11).

Dalam sosialisasi itu, Istri Anggota DPR RI dari Partai NasDem, Abdullah Tuasikal ini, menjelaskan panjang lebar tentang pentingnya Empat Pilar Kebangsaan itu. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui, memahami dan mampu menerapkan nilai- nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan tersebut dalam kehidupan sehari-harinya. “ Empat Pilar Kebangsaan itu adalah, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” sebut Mirati dalam sosialisasi itu.

Kata Mirati, Empat Pilar Kebangsaan itu merupakan soko guru atau tiang penyangga yang kokoh, yang mampu membuat rakyat Indonesia merasa aman dan nyaman, mampu menjaga masyarakat dari berbagai gangguan, baik dari dalam maupun dari luar.

Empat Pilar Kebangsaan ini, lanjut Mirati, diibaratkan seperti rumah, yakni pancasila itu sebagai dasar negara atau pondasi peletakan dasar utama negara. UUD 1945 adalah tiang penyangganya. Tiang penyangga ini harus kokoh dan kuat sehingga mampu menyangga NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika itu diibartakan atap, sehingga bisa menaungi semua orang yang ada di rumah yang namanya Indonesia.

Jadi Empat Pilar Kebangsaan itu sangat penting. “ Kita harus tau dan memperlajarinya agar kita dapat memahaminya dengan benar, dan mampu menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Mantan Anggota DPR RI dari PKB untuk Dapil Maluku itu.

Kata Mirati, ada lima butir dalam pancasila yang harus juga kita tau dan mengamalkannya. “ Kita juga perlu tau dan memahami juga teks pada pembukaan UUD 1945. Kita juga harus tau negara kita itu adalah Negara Kesatun Republik Indonesia (NKRI). Negara kita ini terdiri dari berbagai suku, agama dan bahasa,. Dan untuk menyatukan beragam perbedaan itu kita menggunakan falsafah Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi satu),” urai Mirati.

Sosilisasi ini dihadiri sekitar 150 orang ibu-ibu yang ada di Kota Masohi. Bahkan disela-sela sosialisasi ini, juga sekaligus diadakan kuis tentang empat pilar itu. (Red)