MALUKUnews, Ambon: Beras plastik berlebel bulog dalam karung 50 kg, ditemukan beredar di Pasar Binaya, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Kasus ini terungkap setelah Asisten I Setda Malteng yang juga Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian Malteng, Bahrun Kalau, SH, melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian Polres setempat, Minggu (16/02).

Laporan Bahrun ini terkait adanya dugaan penjualan beras plastik merek bulog di Pasar Binaya, Kota Masohi itu.

Informasi yang dihimpun Malukunews.co, Minggu, sore ini, terungkapnya beras plastik ini berawal dari seorang ibu bernama Nurjana yang membeli beras bermerek bulog ukuran 50 kg itu untuk kebutuhan makanan ternaknya.

Darmila Patty, rekan Nurjana, kemudian mengambil beras tersebut untuk dimasak, dengan cara dikukus untuk kebutuhan makanan ternak. Namun beras tersebut tidak lunak, beras itu kemudian dikembalikan ke Mini Market Rianti di Pasar Binaya itu dengan membawa contoh beras yang sudah dimasak itu.

Pemilik Mini Market Rianti, Zainudin Ali kemudian mengambil sampel nasi itu kemudian menguyahnya. Namun nasi tersebut terasa kenyal. Ia kemudian meremas nasi seperti berbentuk bola dan kemudian dibanting ke lantai, ternyata nasi itu mantul seperti karet.

Setelah membuktikan beras bermerek bulog itu benar-benar beras plastik, Zainudin kemudian melaporkan masalah tersebut ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Malteng untuk ditindak lanjutinya. (Tim)