MALUKUnews, Ambon: Pertikaian yang sempat terjadi antara anggota kepolisian (Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Polda Maluku) dengan anggota TNI (Batalyon 734/SNS) di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat malam (20/12), kini kini sudah mereda dan situasi kembali kondusif.

Pangdam XVI/ PTM Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, SH. MH dan Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M, bergerak guna meredam pertikaian itu, dengan menggunakan metode mediasi dan negosiasi. Tidak lagi hanya menggunakan pendekatan represif.

Seperti siaran pers yang dikeluarkan Pendam Pattimura yang diterima Malukunews.co, Senin (23/12), menyebutkan, metode mediasi dan negosiasi ini sudah dipraktekkan dalam menangani beberapa kali konflik baik horisontal maupun vertikal yang terjadi di Ambon. Para komandan satuan seperti, Danrem dan Dandim sudah mengedepankan penanganan permasalahan/pertikaian melalui strategi pendekatan kebudayaan, kemanusiaan dan moral berdasarkan penekanan Pangdam XVI/Pattimura.

Bertindak cepat terhadap permasalahan tersebut, Pangdam dan Kapolda melakukan mediasi antara TNI-Polri, juga dengan masyarakat. Pangdam dan Kapolda telah berkunjung ke Saumlaki dengan menggunakan pesawat komersil Wings Air dan mampu mendamaikan semua pihak yang terlibat konflik disana. (Qin)