MALUKUnews, Ambon: Tiga bupati turut meramaikan Bursa Ketua DPD PDIP Maluku. Ketiganya bahkan ikut serta dalam proses uji kelayakan dan kepatutan serta tes psikologi yang digelar DPP.

Ketiga bupati yang turut mengikuti uji kelayakan dan kepatutan serta tes psikologi yang di Hotel Grand Clarion, Makassar, Kamis (19/2) yaitu Bupati MTB Bitzael S Temmar, Bupati Bursel Tagop S Soulisa dan Bupati MBD Barnabas Orno.

Selain ketiga bupati tersebut, uji kelayakan dan kepatutan serta tes psikologi juga diikuti sejumlah balon Ketua DPD PDIP Maluku yaitu Edwin Adrian Huwae (Wakil Ketua DPD PDIP/Ketua DPRD Maluku), Lucky Wattimury (Wakil Ketua DPD PDIP/Ketua Fraksi PDIP DPRD Maluku), Evert Kermite (Plh Sekretaris DPD PDIP/mantan Anggota DPRD Maluku), Mercy Barends (Wakil Ketua DPD PDIP/Anggota Fraksi PDIP DPR), Thoby­hend Sahureka (mantan Ang­gota DPRD Maluku), M Taddy Salam­pessy (fungsio­naris DPD PDIP Maluku), Paulus We­rem­binan (Wakil Bupati MTB), Johan Rahan­tok­nam (fungsionaris DPD PDIP Maluku) dan Benhur Watu­bun (fungsionaris DPD PDIP Maluku).

Proses pengujian dilakukan fungsionaris DPP PDIP yaitu Komarudun Watubun (Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah), Hamka Haq (Ketyua Bidang Pendidi­kan, Keagamaan dan Kebu­dayaan), I Made Urip (Ketua Bidang Perumahan, Infra­struk­tur dan Transportasi), Andreas Hugo Pareira (Ketua Bidang Pertahanan dan Hu­bu­ngan Internasional), Djarot Saiful Hidayat (Ketua Bidang Organisasi) dan Mindo Sia­nipar (Ketua Bidang Perta­nian, Perikanan dan Kelautan).

Saat dikonfirmasi Siwalima melalui telepon seluler, Kamis (19/2), salah satu balon Ketua DPD PDIP Maluku, Thoby­hend Sahureka menjelaskan uji kelayakan dan kepatutan serta psikotes telah berlang­sung Kamis (19/2) sejak pukul 09.00 WITA.

“Proses uji kelayakan dan kepatutan serta tes psikologi dilakukan fungsionaris DPP,” jelasnya.

Hingga pukul 21.00 WITA, Uji kelayakan dan kepatutan serta tes psikologi tersebut masih berlangsung.

Sebelumnya, 9 nama telah ditetapkan sebagai balon pim­pinan partai pemenang Pemilu Legislatif 2014 itu di Maluku. Kesembilan balon Ketua DPD PDIP tersebut diputuskan dalam rapat internal DPD PDIP yang ber­langsung di Sekretariat DPD PDIP Ma­luku, Jumat (6/2) malam.

Namun setelah diusulkan ke DPP ternyata DPP tidak hanya mengundang kesembi­lan balon yang sudah dite­tapkan DPD, namun juga mengundang 10 balon lainnya yang turut direkomendasikan oleh 89 PAC dan 11 DPC.

Persaingan untuk menempati kursi Ketua DPD PDIP Maluku semakin menarik, karena Ketua saat ini Karel Albert Ralahalu tak lagi mau memimpin partai tersebut. Mantan Gubernur Maluku periode 2004-2014 tersebut mengakui kondisi kesehatan dan fisiknya tak mampu lagi menjaminnya memimpin partai. Apalagi kondisi perpolitikan saat ini membutuhkan figur pemimpin yang energik dan dekat dengan rakyat.

Walau begitu tidak semua balon Ketua DPD PDIP Ma­luku hadir mengikuti uji kela­yakan dan kepatutan serta tes psiko­logi. Yang tak hadir di­antaranya Karel Albert Rala­halu, Ketua PDIP Ma­luku, Sugeng Hayati Koa­ngit, fungsionaris PDIP Maluku, serta Nahwan Matdo­an Fungsio­naris PDIP Malra. (Siwalima)