MALUKUnews, Ambon: Penyakit kaki gajah ( Filariasis) terus mengancam masyarakat Maluku. Maluku merupakan salah satu provinsi yang kini menjadi wilayah endemik penyakit kaki gajah kronis.

Dari 11 kabupaten/kota di Maluku, penyebaran penyakit ini telah menyebar hingga 8 kabupaten/kota yakni, kabupaten Buru, Maluku Barat Daya, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kota Ambon, Kota Tual, Maluku Tengah,dan kabupaten Maluku Tengara.

Kepala Bidang pencegahan Penyakit Menular,Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Rita.Tahitu kepada wartawan, kemarin, dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2015 mendatang, mengatakan , hingga saat ini jumlah penderita kaki gajah kronis di Maluku tercatat sebanyak 70 kasus.

“Kaki gajah( Fileriasis ) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh cacing fialria dan ditularkan oleh semua jenis nyamuk. Kaki gajah merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan terjadinya cacat yang menetap sehingga harus ditangani secara serius. Dan untuk mengetahui penyebaran kaki gajah di Maluku, dinas kesehatan akan terus melakukan pemeriksaan darah ke masyarakat pada malam hari, oleh karena cacing filaria lebih beraktifitas pada waktu malam sehingga mudah terdeteksi.” Jelasnya.

Menurut Tahitu, sejak tanggal 1 oktober telah dicanangkan sebagai bulan Elimisasi kaki gajah yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia dan diikuti oleh seluruh Provinsi dan Kabupaten Kota di indonesia. Dan untuk menyukseskan program tersebut dibutuhkan dukungan masyarakat terkait kepatuhan dalam meminum obat setiap tahunnya. “ Ada dua jenis obat yang akan diberikan bagi penderita kaki gajah, yakni Dietilkarbamasin (DEC) dan Albedasol.

Tidak hanya penderita kaki gajah, bagi masyarakat yang tidak ingin terserang virus filaria juga diharapkan dapat mengkonsumsi obat yang tersedia di Puskesmas, Posyandu juga pada tempat-tempat ibadah yang dibagikan secara gratis itu, “ ungkap Tahitu.

Tidak hanya itu, pelayanan kesehatan dan pemantauan tatalaksana akan terus ditingkatkan guna mencegah dan mengurangi kecacatan,” Tegasnya. (Shella)