MALUKUnews, Saumlaki: Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, tidak masuk nominasi yang harus diutamakan dalam pemberian vaksin. Hal ini dikarekan anti bodi dari pasien positif corona virus (bupati) ini telah terbentuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), dr.Edwin Tomasoa, mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan tenaga kesehatan yang akan divaksin sesuai dengan rencana pemerintah pusat itu. Yakni melakukan penyuntikan vaksin sinovac pada tanggal 13 Januari nanti dimulai dari Presiden dan diikuti seluruh kepala daerah, bupati, walikota dan gubernur se-Indonesia.

Kadis Kesehaatn ini tekankan, bahwa Bupati Fetrus Fatlolon tidak masuk nominasi untuk divaksin, karena telah terkonfirmasi positif covid-19 dan berlaku juga bagi semua warga KKT yang saat Swab massal kemarin dinyatakan positif.

Lanjut Tomasoa, pihaknya saat ini sementara mendata tenaga kesehatan (nakes). Kalau jumlah total tenaga kesehatan di KKT sekitar 615 orang. Sedankan kuota atau jatah yang diberikan pemerintah Provinsi Maluku untuk KKT hanya 500-an saja. ” Jumlah imi juga belum pasti. Oleh karena itu, dinas kesehatan harus menginput data lengkap para penerima vaksin dulu,” ujar Tomasoa. (Nona)