MALUKUnews, Ambon: Kodam XVI Pattimura dalam siaran persnya yang diterima Malukunews.co, Sabtu (21/12), menyebutkan, bentrok antara Personil TNI 734/SNS Saumlaki dan Personil Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku, di kota Saumlaki, Maluku Tenggara Barat (MTB) itu hanya dipicu kesalah pahaman antar oknum anggota saja.

Seperti dilaporkan media ini sebelumnya, bentok antar kedua institusi komando di Saumlaki, MTB itu terjadi, Jumat (20/12), malam tadi.

Berikut ini adalah kronologi lengkap peristiwa itu yang disampaikan secara lengkap oleh Kodam VII Pattimura. Malukunews.co kemudian menampilkan kronologi Kodam XVII Pattimura itu secara utuh.

Inilah siaran pers dari Kodam XVII Pattimura itu:

Kronologi :

  • Pkl 19.00 Wit Personil Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku sedang melaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan. KRYD adalah kegiatan Kepolisian seperti Patroli, pengaturan lalu lintas dan penjagaan namun intensitasnya ditingkatkan) di perempatan perbelanjaan satos dan menemukan seseorang mengendarai R2 melawan arus dan tidak menggunakan helm sehingga ditegur oleh unit patroli Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku an. Bharatu Marselinus Laikier sehingga terjadi pertengkaran mulut dan berlanjut hingga terjadi penamparan oleh Bharatu Marselinus terhadap warga tersebut yang ternyata anggota Kompi 734 SNS Saumlaki an. Prada Palisoa.

Bersamaan beberapa anggota Kipan 734 SNS yang berada di TKP karena mengantar ibu2 Persit yang berbelanja di Satos melihat kejadian tersebut, sehingga tidak terima dan terjadi perkelahian di TKP.

Karena melihat salah seorang anggota Kipan B mencabut sangkur, Bharatu Marselinus Laikier anggota Brimob melepaskan tembakan dengan peluru hampa.

Pers Brimob kemudian ditarik kembali ke Mako dan beberapa anggota Polres MTB datang ke TKP dengan tujuan mengamankan TKP.

  • Pkl 20.25 Wit sktr 40 Personil kipan A Yonif 734/SNS datang Ke TKP menggunakan kendaraan roda 6 dan kendaraan roda 2. Sebagian melakukan pemukulan terehadap personil Polres MTB yg saat itu sdg malakukan pengamanan TKP namun sebagian diantara mereka mengamankan anggota Polres yang ada di TKP.

  • sktr pkl. 21.00 pers Kipan 734/ SNS didorong utk kembali ke mako batalyon. Saat dlm perjalanan kembali pers melakukan pelemparan perumahaan Asrama Polres MTB.

  • sktr pkl. 22.15 situasi dapat terkendali, seluruh pers masing2 satuan sdh kembali ke mako masing2.

Akibat kejadian tersebut terdapat 4 anggota Polri yang mengalami luka lecet

Kerusakan :

  • 4 unit rumah asrama Polres MTB mengalami pecah kaca bagian depan
  • 1 Klinik kesehatan Polres mengalami pecah kaca bagian depan
  • 1 Unit Mobil pecah kaca belakang, dan
  • 1 Unit Motor dinas rusak ringan, pecah spakboard belakang dan lampu sen belakang.

Tindakan yg dilakukan :

  • kapolres, Dansubdenpom saumlaki, Kasdim 1507, Dankipan Yon 734 SNS, Danki Brimob kompi 3 Yon C beserta pers melakukan pembubaran personil masing2 satuan.
  • melaksanakan koordinasi POLRI dan jjrn TNI yg ada di saumlaki, utk segera laks penyelesaian.
  • Situasi seputaran kota saumlaki sampai saat ini dalam keadaan kondusif dan aktifitas mayarakat serta anggota TNI Polri sudah normal seperti biasa.

Menurut rencana siang ini Bpk Kapolda Maluku dan Pangdam Patimura berangkat dari Ambon ke Saumlaki untuk bertemu dengan personil yang ada di Saumlaki. (***)