MALUKUnews, Ambon: Bentrok atau istilah yang pakai Pangdam XVII Pattimura, Mayjen TNI Dr. Marga Taufik SH, MH, sebagai kejadian keributan, antara anggota Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Polda Maluku dengan anggota Batalyon 734/SNS yang terjadi di Saumlaki di MTB itu, Jumat malam itu, adalah murni kesalah pahaman saja. Demikian disampikan Pangdam seperti dalam rilis Pendam yang kirim ke Malukunews.co, Sabtu (21/12).

Kata Pangdam, hubungan sinergitas yang terjalin antara TNI-Polri di wilayah Maluku dan Maluku Utara selama ini dinilai sudah sangat baik. Peristiwa yang terjadi sebetulnya hanyalah oleh oknum karena kesalah pahaman, tapi karena situasi kejadian peristiwa itu di sekitar Pasar Saumlaki depan Town Square (Satos) sangat ramai sehingga banyak yang ikut mencoba melerai dan sekedar menonton.

“ Saya bersama Kapolda Maluku tadi malam telah sepakat untuk menyelesaikannya dengan baik, arif dan bijaksana, pengamanan terhadap personil masing-masing pihak agar tidak melebar, mengendalikan situasi agar kembali kondusif dan seluruh personel kembali ke dalam asrama, setiap perkembangan dilaporkan kepada saya,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, karena ini murni kesalah pahaman, maka semua sudah menyadari kesalahan masing-masing, dan nantinya semua pasti akan diproses jika terbukti bersalah sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sejauh ini, Pangdam beserta Kapolda Maluku telah mengambil tindakan-tindakan preventif guna mencegah kejadian tersebut meluas dan situasi keamanan tidak terkendali.

Komandan Brigif 27/Nusa Ina, Dandim 1507/Saumlaki, Perwira Pom sudah berada di Saumlaki untuk menenangkan situasi. Hari ini Kapolda dan Pangdam akan bertolak menuju Saumlaki guna memberikan pengarahan kepada personel jajarannya dan masyarakat. Pangdam berharap, ditengah suasana religi jelang natal dan tahun baru 2020, agar jangan terganggu dengan hal-hal seperti kejadian seperti ini.

Mohon doanya semoga kejadian ini tidak berkembang karena Maluku ini sangat berharga, menjadi Provinsi dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di Indonesia. “ Kedepan kami akan mengadakan kegiatan untuk memperkuat lagi sinergitas TNI-Polri baik dengan olah raga bersama dll”. tutup Pangdam,” ucap Pangdam.

Pangdam juga menghimbau, untuk selalu menjaga pilar keamanan, menjelang suasana natal dan tahun baru 2020, agar masyarakat Maluku lebih menjaga kondisi lingkungan agar kondusif, dengan tidak minum-minuman keras dan lain sebagainya. (Red)