MALUKUnews.co, Ambon: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, vaksin gotong royong akan diprioritaskan berdasarkan zonasi risiko penularan covid-19 dan perusahaan yang sudah daftar di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Selasa (04/05), Airlangga mengatakan, industri yang diutamakan, nantinya adalah sektor padat karya. Artinya, perusahaan yang memiliki banyak karyawan.

Selain itu, pekerja yang memiliki kartu izin tinggal terbatas (KITAS), juga bisa menggunakan mekanisme vaksin gotong royong. Artinya, pekerja asing bisa mendapatkan vaksinasi covid-19 dengan skema gotong royong.

Sementaar itu, Kementerian Kesehatan akan mengeluarkan aturan teknis mengenai harga vaksin gotong royong. Aturan akan dituangkan dalam bentuk peraturan menteri kesehatan (permenkes).

Untuk pasokannya, jenis vaksin yang bisa digunakan untuk perusahaan swasta adalah Sinopharm dan CanSino. sudah ada 7 juta dosis vaksin Sinopharm yang akan masuk dan 7,5 juta dosis pada Juli 2021 mendatang. (Qin)