MALUKUnews,co, Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang S2 dan S3.

Kali ini beasiswa yang dibuka ditujukan untuk para santri dan kader ulama yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dilansir dari lpdp.kemenkeu.go.id, Beasiswa Santri dan Pendidikan Kader Ulama ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama, Pengurus Besar Masjid Istiqlal, Kementerian Pemberdayan Perempuan, dan Perlindungan Anak, serta pihak LPDP.

Ada pula perguruan tinggi yang dituju dari program Beasiswa Santri adalah universitas luar negeri yang masuk dalam daftar yang ditentukan oleh LPDP. Sedangkan untuk Beasiswa Pendidikan Kader Ulama, perguruan tinggi yang dituju adalah Institut PTIQ Jakarta dengan jurusan yang sudah ditentukan.

Sementara itu, untuk persyaratan yang harus dipenuhi oleh para penerima beasiswa Santri dan Kader Ulama LPDP 2021 antara lain : Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia

  • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister, program magister (S2) untuk beasiswa doktor.

  • Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.

  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.

  • Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:

  1. Kelas Eksekutif

  2. Kelas Khusus

  3. Kelas Karyawan

  4. Kelas Jarak Jauh

  5. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk

  6. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri

  7. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi

  8. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP

  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.

  • Menulis Personal Statement (tidak ada format khusus).

  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi.

  • Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.

Persyaratan Khusus

  • Mengunggah surat keterangan mengabdi sebagai pendidik dan/atau tenaga kependidikan di pondok pesantren atau satuan-satuan pendidikan keagamaan yang diselenggarakan oleh pesantren sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun terakhir, yang ditandatangani oleh pimpinan pondok pesantren.

  • Bagi alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan/atau Ma’had Aly lulusan 2 (dua) tahun terakhir, melampirkan dokumen berikut:

  • Surat Persetujuan untuk mengikuti beasiswa santri dari pimpinan pondok pesantren asal.

  • Surat keterangan penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama c.q Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, khusus untuk alumni penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

  • Melampirkan riwayat pendidikan selain pesantren jika ada, yang sekurangnya meliputi nama institusi pendidikan, jenjang pendidikan, durasi waktu, lokasi, dan sertifikat atau ijazah.

  • Surat Rekomendasi dari Pimpinan Pondok Pesantren.

  • Bersedia menandatangani/ menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir).

  • Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran sebagai berikut:

  1. pendaftar jenjang magister paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.

  2. pendaftar jenjang doktoral paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.

  • Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Pendaftar jenjang magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

  2. Pendaftar jenjang doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

  3. Untuk pendaftar Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi ke skala 4 melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ atau hasil penyetaraan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan hasil konversi atau hasil penyetaraan diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.

  4. Khusus untuk Pendaftar Beasiswa Santri jenjang pendidikan Doktoral yang lulusan program magister hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK, wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai.

  • Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id) dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Pendaftar program magister luar negeri dan doktor luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66.

  2. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

Kemudian untuk tata cara pendaftarannya adalah sebagai berikut :

  1. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

  3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

(Sumber: tempo.co)