MALUKUnews, Ambon: Hendrik Lewerissa, Legislator DPR RI, terlihat cukup piawai saat menemani gubernur dan para anggota DPRD Provinsi Maluku bertemu Menteri Hukum dan Hak Asasi manusia (Menkumham), Yasonna Laoly di kantornya di Jakarta, Jumat (24/04), lalu.

Dalam vidio singkat yang diposting akun facebook bernama Asis Sangkala, bahwa dalam pertemaun dengan Menteri Yasona itu, Lewerissa yang juga anggota Baleg DPR RI ini, mengatakan, seperti pak menteri ingat pada rapat bersama Baleg tanggal 6 Desember 2019 lalu. Dalam closing statemen saat itu, saya berbicara mengetukl nurani pak Menteri yang juga sebagai anak pulau. Bahwa pentingnya RUU Daerah Kepulauan ini diisahkan menjadi UU.

Pak Menteri, kata Lewerissa, kita tak perlu lagi berdebat soal substansinya. Karena naskah akademik RUU Daerah Kepualauan ini Baleg sudah siapkan, yang isinya sebanyak 345 halaman. Draf RUU nya juga sudah, anggota DPR dan DPD RI juga sudah siap. Kami akan serahkan RUU ini sesuai mekanisme yang berlaku. “ Memang seperti kata pak gubernur tadi, bahwa sasaran perjuangannya harus digiring ke eksekutif,” ujar Lewerissa.

Diakhir pembicaraanya, Lewerissa menyentil, pak menteri sekali lagi sebelum mengakhir saya mohon sekali lagi dukungan dari menteri, kalau ada kolega-kolega pak menteri di kabinet yang menanyakan soal perspektif RUU Daerah Kepualuan ini, pak menteri bisa mengkonfirmasi bahwa memang benar RUU itu harus ditetapkan menjadi UU. Hanya itu saja bentuk ledersi pak menteri yang bisa tinggalkan kepada kami rakyat daerah kepulauan. (Qin)