MALUKUnews.co, Ambon: Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-XIX direncanakan akan berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, 21-23 Oktober 2021 mendatang. [Baca berita terkait disini: https://suaramuhammadiyah.id/2021/1­…­ut-profil-calon-ketua-umum-dpp-imm/

Muktamar ini sebelumnya diagendakan 1-6 Agustus 2021, namun kemudian tertunda, karena dasar pertimbangan kebijakan penyebaran pandemi Covid-19.

Sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Dasar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Muktamar IMM ialah permusyawaratan tertinggi dalam organisasi yang diikuti oleh anggota Dewan Pimpinan Pusat, utusan-utusan Dewan Pimpinan Daerah, dan utusan-utusan Pimpinan Cabang.

Sebagai permusyawaratan tertinggi di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Muktamar juga merupakan salah satu momentum peralihan generasi.

Peralihan generasi inilah yang nanti akan diharapkan menjadi titik tolak perubahan IMM, perubahan yang dimaksud dalam hal ini ialah upaya menjadikan IMM sebagai ladang dakwah aktivis muda Muhammadiyah yang progresif dan berkemajuan, perubahan yang harus ditawarkan oleh Muktamar IMM ialah perubahan yang akan mengantar IMM dari “minus menuju plus”.

Seperti dikutif dari suaramuhammadiyah.id, Rabu (13/10), pada Muktamar XIX ini terdapar tiga nama calon Ketua Umum DPP IMM 2021-2023.

Ketiga calon tersebut ialah: Riyan Betra Delza, M. Huda Prayoga dan Abd. Musawir Yahya. Pada pundak merekalah nanti akan dititipak tanggung jawan mengenai haluan dan kebijakan IMM di tahun-tahun mendatang. (Qin)