MALUKUnews, Jakarta: Anggota Bawaslu Fritz Edwrad Siregar memastikan jajaran Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota telah menyiapkan keterangan tertulis dalam sidang perselisihan hasil pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan lengkap.

Sebelum diserahkan dalam persidangan, menurutnya Bawaslu RI (pusat) sudah terlibat dalam finalisasi keterangan tertulis yang dibuat oleh jajaran Bawaslu daerah.

“Kami sudah menyiapkan keterangan tertulis selengkap mungkin. Data dan berkas juga sudah siap. Jika nantinya ada perubahan, maka akan kami serahkan lagi ke MK satu hari sebelum persidangan,” ungkapnya di Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (27/12/2021).

Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu ini menceritakan, jajaran Bawaslu yang terlibat dalam sidang PHP untuk Pilkada 2020 telah menyiapkan keterangan pasca tahapan pemungutan suara selesai. Sejak awal Januari 2021, Fritz mengaku, Bawaslu Kabupaten/Kota membuat draf yang kemudian diperiksa oleh jajaran Bawaslu Provinsi dan difinalisasi oleh Bawaslu RI.

“Kami telah memberikan beberapa kali bimbingan tekhnis dan rapat koordinasi kepada jajaran Bawaslu daerah tentang tata cara menyusun keterangan tertulis. Jadi, mereka sudah punya bekal sebelum menghadapi persidangan,” ucapnya.

Fritz menuturkan, sebagai pihak pemberi keterangan, Bawaslu daerah telah menyiiapkan dokumen hasil pengawasan Daftar Pemilih Tetap (DPT), data pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terjadi selama tahapan Pilkada Serentak 2020.

“Hasil tersebut mungkin menjadi jawaban dalam keterangan tertulis yang nantinya bisa diminta oleh pemohon, pihak terkait maupun majelis sidang,” tunjuk dia. (bawaslu.go.id)