MALUKUnews.co, Jakarta: Bawaslu melakukan rapat tripatrit bersama The Department of Foreign Affairs and Trade dan International Foundation for Electoral System (IFES) secara virtual.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan persiapan pengawasan Pemilu Serentak 2024 serta melalui program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), Bawaslu berkomitmen mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan pemilu.

Selain itu, dia menyatakan Bawaslu akan mempersiapkan digitalisasi pengawasan pemilu seperti membangun sistem aplikasi pelaporan. Menurutnya hal ini akan sangat berguna sebagai antisipasi jika pandemi covid-19 belum selesai.

"Kami berupaya untuk melakukan pencegahan penyebaran isu hoaks dan ujaran kebencian. Kita akan lanjutkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyosong pemilu serentak 2024," ujarnya dalam audiensi secara daring bersama IFES, Rabu (19/5/2021).

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menambahkan pemilu 2024 akan menjadi pengalaman terbaru sebagai puncak dari pemilu serentak. Walau Pemilu tahun 2024 masih jauh, dia mengatakan mulai tahun depan Bawaslu tidak lagi hanya berdiskusi dengan lembaga dan stakeholder melainkan sudah mulai bekerja untuk mempersiapkan pemilu serentak 2024.

"Kita belum tahu nanti kedepannya akan tetap serentak atau tidak, tapi kita tetap harus mempersiapkan yang terbaik. Kita harus memperbaiki demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat," tuturnya

Perwakilan Kedutaan Besar Australia Shane Flanagan mengapresiasi kerja Bawaslu dalam melakukan kinerja pengawasan. Shane menambahkan Kedutaan Besar Australia mendukung Bawaslu dalam menghadapi pemilu 2024.

"Kami mendukung Bawaslu dalam Pemilu 2024. Kami juga bersedia membantu Bawaslu untuk ikut melibatkan anak muda dan perempuan," katanya.

Audiensi ini dihadiri juga oleh anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo dan Rahmat Bagja, Direktur IFES Indonesia Admira D. Salim dan beberapa perwakilan kedubes Australia. Dalam kesempatan ini IFES menyampaikan tujuannya untuk mendukung upaya masyarakat sipil serta institusi demokrasi di Indonesia dalam mempertahankan serta memperkuat capaian yang diperoleh dibidang kepemiluan dan demokrasi. (bawaslu.go.id)