MALUKUnews, Banjarmasin: Ketua Bawaslu Abhan berharap seluruh daerah di tanah air memiliki kampung pengawasan partisipatif. Menurutnya, keberadaan kampung pengawasan partisipatif bisa menyadarkan peran masyarakat mengawasi hajatan Pilkada Serentak 2020.

"Kami dorong sebanyak-banyaknya adanya kampung pengawasan partispatif," ucapnya usai membuka kegiatan Kampung Pengawasan Partisipatif dan Senam Bersama Para Generasi Muda Peduli Pilkada tahun 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (8/12/2019).

Perlu diketahui, ada beragam kegiatan di kampung pengawasan partisipatif. Beberapa diantaranya mulai dari senam, lomba-lomba, keberadaan 13 stan Bawaslu Kabupaten/Kota serta sosialisasi pengawasan Pilkada 2020. Abhan pun mengapresiasi upaya lembaga pengawas di daerah berjuluk Seribu Sungai tersebut.

Kegiatan ini juga menyasar kaula muda sebagai pemilih pemula. Abhan berharap, muda-mudi Kalsel bisa menebarkan virus-virus pengawasan kepada masyarakat luas. Dia juga berpesan untuk menghindari praktik-praktik politik uang serta politik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).

"Generasi muda sebagai generasi yang 'familiar' medsos (media sosial), maka gunakanlah medos secara bijak. Jangan digunakan untuk hoaks dan ujaran kebencian," pesan lulusan magister hukum Universitas Diponegoro tersebut. (bawaslu.go.id)