MALUKUnews.co, Ambon: Pertarungan Moeldoko versus Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjuang siapa yang sah sebagai ketua partai Demokrat, kini masih berposes di Kemenkumham. Perlu ada pengakuan dari pemerintah.

Sejumlah pengamat politik menyebut ada kemungkinan Moeldoko membentuk partai baru, jika nantinya kalah melawan Agus Harimurti Yudhoyono dihadapan Kemenkumham, perihal kepengurusan Partai Demokrat.

Hal itu dikatakan oleh pengamat hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun. Dia menyebut langkah membuat partai Politik merupakan hal paling etis jika tetap bergelut dalam bidang politik.

"Kalau mau berpolitik, lebih terhormat Moeldoko membuat partai baru saja," kata Ubedilah seperti dilansir MNC Portal Indonesia, Senin (15/03).

Jika Moeldoko mengambil langkah pembuatan partai, namun nama Moeldoko di tengah masyarakat sudah terlanjur buruk akibat peristiwa KLB di Sumatra Utara.

"Tentu berat bagi Muldoko untuk membuat partai baru di tengah citranya yang makin buruk," jelasnya.

Senada dengan Ubedilah, hal yang sama juga dikatakan oleh Ujang Komarudin. Dia menyebut meski Moeldoko mampu membuat partai baru sulit rasakan akan besar hingga mendapat kursi parlemen.

Moeldoko sebelumnya sudah berada di Hanura, namun dia dinilai Tak banyak berkontribusi yang membuat Hanura tak masuk dalam kursi Parlemen.

"Membuat partai baru tidak lah mudah dan belum tentu juga bisa lolos Pemilu. Selama ini kan Moledoko di Hanura. Hanura pun tak lolos ke Senayan pada Pemilu 2019 yang lalu," jelasnya. (MN/okezone.com)