MALUKUnews, Ambon: Meskipun terbilang masih berusia belia, namun Partai Gelora Maluku, selalu melakukan inovasi politik.

Pengurus Partai Gelora Maluku terbilang cukup berpengalaman dalam mengelola partai politik. Pasalnya, kebanyakan para pengurus ini sebelumnya terlibat dengan partai-besar, sebelum menentukan sikap bergabung dengan Partai Gelora. Jadi, jangan heran, kalau mereka dibilang cukup berpengalaman.

Sekretaris Wilayah Partai Gelora Maluku, Siti Halija Waliulu, dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Selasa (27/10), mengatakan, pada tanggal 28 Oktober 2020 besok, Partai Gelora genap berusia satu tahun.

Puncak kegiatan syukuran HUT pertama Partai Gelora Maluku, kata Waliulu, akan dipusatkan di Kota Masohi. Acara tersebut, rencananya akan diisi dengan serangkaian kegiatan, seperti pelantikan pengurus DPD dan DPC se-Kabupaten Maluku Tengah. Orientasi pengurus tentang Arah Baru Indonesia yang diusung Gelora, serta pidato politik Ketua DPW Partai Gelora Maluku, Thalib Soumena.

“ Acara syukuran HUT pertama Gelora ini nanntinya akan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua Wilayah Gelora Maluku dan Bupati Maluku Tengah,” ujar Waliulu yang juga pernah menjadi pengurus DPW PKS Maluku itu.

Ketika disinggung mengenai keterlibatan Gelora dalam pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Srikani Partai Gelora ini mengatakan, mereka telah menyatakan sikap dukungannya kepada para pasangan calon di empat kabupaten itu. “ Intinya di Pilkada empat kabupaten di Maluku itu Partai Gelora juga ikut berpartisipasi,” ujar Waliulu.

Informasi yang yang dihimpun Malukunews.co, menyebutkan, Partai Gelora untuk Pilkada Bursel memberi dukungannya kepada pasangan Hadji Ali-Zainudin Booy (AJAIB). Di SBT kepada Rohani Vanath - Ramli Mahu (NINA RAMAH). Sedangkan di Kepulauan Aru, Johan Gonga - Muin Sogalrey (JOIN) dan di MBD mendukung pasangan Benjamin Thomas Noach–Agustinus Kilikily. (Mar)