MALUKUnews.co, Cilegon: Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar melakukan kunjungan ke kantor Bawaslu Kota Cilegon, Provinsi Banten bersama rombongan awak media. Dia menjelaskan masih banyak kantor Bawaslu di daerah yang masih menyewa dan lokasinya menjorok ke dalam wilayah pemukiman.

"Ini salah satu kantor yang paling bagus masih banyak kondisi tak sebaik ini. Kantor Bawaslu di daerah-daerah sekitar 89 persen masih menyewa, ada juga yang pinjam dari Pemda. Paling hanya 3-4 provinsi dan sebanyak 10 kabupaten/kota yang sudah punya kantor sendiri. Dan ini masih bagus di pinggir jalan karena kebanyakan di pedalaman atau masuk di pemukiman," tuturnya di Kantor Bawaslu Cilegon, Kamis (11/11/2021).

Dalam persiapan Pemilu 2024 menurutnya Bawaslu dan KPU akan membahas ketersediaan anggaran mengingat penyelenggara pemilu tingkat ad hoc (sementara) bakal bekerja untuk pemilu dan pilkada di tahun yang sama. "Apalagi ada irisan untuk pemilihan duberner dengan pemilihan bupati atau wali kota. Apakah nanti angarannya berasal dari APBN atau APBD? Ini yang akan diajukan pada Januari 2022," sebutnya didampingi Bawaslu Provinsi Banten dan Bawaslu Kota Cilegon.

Dia menambahkan, dalam persiapan Pemilu 2024, Bawaslu mempertimbangkan pentingnya perlindungan data pribadi. Hal ini menurutnya akibat banyak kasus jual beli data pribadi masyarakat. "Ini dirasa penting karena misalnya menyangkut verfikasi partai politik atau calon perseorangan," imbuh dia. (bawaslu.go.id)