MALUKUnews.co, Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan menggelar 'Gelar Prestasi Kepemimpinan Tiga Pilar Partai' yang akan diselenggarakan mulai Desember mendatang.

Kegiatan ini dilakukan sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Partai yang jatuh setiap tanggal 10 Januari dan praktis akan diperingati tahun depan.

Gelar atau bisa dikatakan 'Festival' ini akan menghadirkan tiga struktur yakni kader yang duduk di eksekutif, legislatif dan bertugas di struktur kepartaian.

"Struktural Partai dimulai dari DPP, DPD, DPC bahkan hingga struktur partai di bawah. Kesemuanya akan mengangkat pencapaian konsolidasi partai; tips keberhasilan gotong royong partai; rekrutmen politik; kaderisasi kepemimpinan dan bagaimana menghadirkan wajah kerakyatan partai," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Jumat 12 November 2021.

"Sedangkan legislatif, dimulai dari Ketua DPR, Anggota DPR RI hingga DPRD kabupaten/ kota," sambung Hasto.

Untuk di level parlemen dari pusat sampai daerah, para wakil rakyat dari partai banteng, akan menjabarkan kebijakan legislasi, anggaran dan pengawasan mereka selama bertugas.

Kata Hasto, gelar prestasi ini merupaka bagian dari pendidikan politik dan sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat. Tentu dari kebijakan yang sudah diambil bisa saja belum sempurna, dan akan terus ada perbaikan. "Bagaimana kebijakan publik terobosan diambil untuk menyelesaikan berbagai masalah pokok rakyat," tutur politisi asal Yogyakarta itu.

Hasto juga bilang, kegiatan ini juga menampilkan para eksekutif partai. Penjabaran atas prestasi ini nanti mulai dari Presiden, Menteri Koordinator, Menteri hingga Kepala Daerah.

"Adapun dari eksekutif partai dimulai dari jabatan Presiden, Menko, Menteri, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah akan mengungkapkan prestasi dari reformasi birokrasi, kebijakan anggaran, politik pembangunan yang berpihak pada wong cilik, pendidikan, pariwisata, lingkungan hidup dll," kata Hasto.

Adapun gelar prestasi tiga pilar disebut untuk mengangkat secara objektif terhadap prestasi kader partai sehingga masyarakat mendapatkan gambaran tentang model kepemimpinan yang cocok dengan ideologi Pancasila dan budaya bangsa. (MN/viva.co.id)