MALUKUnews, Ambon: Ratusan ikan ditemukan mati secara misterius di pantai Dusun Uhe, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Selasa (01/10).

Ratusan ikan yang mati ini adalah jenis ikan lalosi. Belum diketahui pasti, apa penyebab ratusan ikan ini mati. Kasus matinya ikan secara misterius ini pertama kali diketahui Nasir, Warga Uhe.

Sekitar pukul 23.00 WIT, Senin (30/09) malam itu, Nasir turun ke pantai untuk melihat perahunya, ia kemudian melihat ratusan ikan jenis lalosi itu mati terdampar di bibir pantai. Ia kemudian menyampaikan peritiwa ini kepada para pemuka dusun untuk ketahui.

Malukunews.co kemudian mencari kebenaran informasi ini, dengan menghubungi salah satu tokoh pemuda Uhe, Jais Kaisupy. Kaisupy pun membenarkan, kalau di pantai Uhe ada ratusan jenis lalosi yang mati.

“ Betul, kejadian itu terjadi tadi malam. Tadi pagi saya juga ke pantai melihat secara langsung. Tapi dugaan saya itu, ratusan ikan yang mati itu mungkin terjebak saat air surut. Itu hanya dugaan saya saja pak,” ujar Kaisupy saat dihubungi Malukunews.co, via ponselnya, Selasa (01/10), pagi ini.

Hal senada juga dibenarkan oleh Dody, salah satu warga Uhe saat dihubungi Malukunews.co, pada pukul 08.00 WIT, Selasa pagi. Dody pun bercerita, setelah mengetahui peristiwa matinya ikan secara misterius itu semalam, warga Uhe pun sempat panik, namun masih bisa terkendali, saat mengetahui ratusan ikan yang mati itu.

Mereka ada yang mengaikaitkan matinya ratusan ikan ini ada hubungannya dengan fenomena alam terkini. Namun aparat setempat berusaha memberikan pemahaman kepada warga. Warga pun kemudian menjadi tenang.

Kita bisa dapatkan foto ikan yang mati itu pak, pinta Malukunews.co. “ Sudah terlambat pak, karena ikan-ikan yang mati itu sudah diambil oleh warga,” ujar Dodi.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, kasus ikan mati secara misterius juga terjadi di pantai Leahari dan Rutong di Pulau Ambon. Kasus matinya ikan secara misteri ini pun menjadi buah bibir di masyarakat. (Qin)