MALUKUnews, Ambon: Masyarakat Adat Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Seram Bagian Barat (SBB), melakukan aksi unjuk rasa di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Cabang SBB di Piru, Rabu (04/12), pagi.

Dalam aksi ini, mereka mempersoalkan pembagian wilayah telah dipetakan pihak BPS. Pemetaan BPS terkait wilayah itu dinilai telah merugikkan masyarakat adat Buano Utara. “ Masa dalam pembagian wilayah itu, wilayah Buano Utara sangat kecil, padahal kami ini adalah desa adat juga, sama dengan Desa Buano Selatan,” kata selah seorang pendemo dalam orasinay itu.

Reporter Malukunews.co, Jodih Lumatalae, yang meliput langsung aksi itu, melaporkan, jumlah massa aksi itu sekitar seratus orang. Mereka datang langsung dari desa mereka di Buano Utara. Ikut hadir dalam aksi ini adalah para pemangku adat. Mereka pun ikut mendesak, supaya pemetaan wilayah yang dilakukan BPS itu harus adil.

Hingga berita ini diturunkan pukul 10.45 WIT, aksi ini masih berlangsung. (Qin)