MALUKUnews, Gemba: Sesama anggota DPRD Kabuaten Seram Bagian Barat nyaris adu jotos saat berlangungnya sidang paripurna kedua dengan agenda pembagian fraksi. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (08/10).

Suasana sidang menjadi tegang saat Melky Tehuhai dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengamuk dan mengundang Hendik Sariholo dari Partai Golkar untuk berkelahi. Tehuhai marah karena saat melakukan instrupsi diprotes oleh Sariholo.

Bukan saja Tehuhai, Maruf Tomia, dari PKB, juga melakukan keributan yang sama dengan melempar telpon genggamnya ke arah pimpinan dewan sementara. Ia marah karena menilai pimpinan sidang tidak mampu mengakomudir berbagai kepentingan yang berkembang dalam persidangan.

Malukunews.co yang meliput acara ini, melaporkan, Kericuhan ini terjadi karena adanya perbedaan pendapat atas sikap anggota dalam pembagian fraksi. Menurut sebagian anggota, pembagian fraksi tidak perlu lagi melalui sidang paripuna, sedangkan yang lainnya menginginkan penentuan pembagian fraksi harus melalui sidang paripuna.

Akibat kerucuhan ini membuat pimpinan sidang Hans Rutasou dari Partai Demokrat harus beberapa kali menskorsing sidang.

Kericuhan ini reda setelah sebagian anggota dewan lainnya datang menelarai.

Meskipun terjadi kericuhan dalam sidang ini, namun para anggota dewan ini berhasil membentuk dan menyepakati sejumlah fraksi. Sebanyak delapan fraksi telah disepakati dalam paripuna ini, yakni tujuh fraksi utuh dan satu fraksi gabungan. Tujuh fraksi itu adalah Gerindra, PKB, Nasdem, Hanura, Demokrat, Golkar dan PDIP. Sedangkan satu fraksi gabungan itu terdiri dari PKS, PAN atau dinamakan fraksi amanat keadilan. (Tiar)