MALUKUnews, Ambon: Gempa bumi Magnitudo 6.8 yang terjadi di Pulau Ambon dan sekitarnya, Kamis (26/09), lalu menyimpan cerita tersendiri.

Fatin Tuasamu, Warga Dusun Waetasi, Desa Kairatu di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, bercerita, ada fenomena alam aneh terjadi di permukaan laut dekat tempat tinggalnya. Fenomena alam itu terjadi sesaat setelah terjadinya gempa bumi itu.

Kata Tuasamu, saat itu terlihat air laut dari kejauhan membumbung tinggi ke udara, seperti disemprot dari dasar laut. Fenomena ini membuat warga Dusun Waetasi dan sekitarnya lari menuju ke arah hutan, tempat yang lebih tinggi untuk mengamankan diri.

“ Kami belum tau, itu fenomena alam apa. Intinya fenomena alam itu terjadi sesaat setelah terjadi gempa bumi itu,” ujar Tuasamu kepada Malukunews.co, via ponsel, Ahad (29/09), pagi.

Seperti dikutif dari liputan6.com, ada kiriman vidio berdurasi 45 detik yang beredar di medsos. Tampak permukaan air laut seakan mendidih. Peristiwa ini direkam warga dari daerah ketinggian yang dijadikan lokasi pengungsian di Wilayah Kairatu.

Sementara itu, BMKG belum bisa memastikan apa yang terjadi di laut Ambon saat terjadi rentetan gempa tersebut.

Pantauan Malukunews.co, Ahad, pagi ini, masyarakat yang mendiami pesisir Kairatu, Amalatu dan pesisir pantai lainnya di Kabupaten Seram Bagian Barat, kini masih memilih mengungsi di hutan, tempat yang paling tinggi, guna menghindari kalau ada terjadi tsunami. (Qin)