MALUKUnews, Ambon: Jalan lintas di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), ‘berubah’ jadi sungai saat hujan tiba. Jalan lintas yang tergenang air ini berada persis di Dusun Laala, Desa Lokki.

Pantauan Malukunews.co, Rabu (10/06), genangan air di jalan raya ini sudah terjadi beberapa hari belakangan ini akibat hujan yang turun terus-menerus.

Pemandangan seperti ini juga telah terjadi bertahun-tahun saat musim penghujan, namun Bupati SBB seakan menutup mata. Dibeberapa kesempatan, Bupati berdalih, bahwa jalan lintas yang tergenang air itu statusnya adalah jalan provinsi, bukan kabupaten, jadi pemda provinsi harus membangun jalan itu.

Sementara itu, para pengguna jalan pun dibuat gerah saat melintas di sepanjang jalan itu.

Biasanya jika musim penghujan, ketinggian air bisa sampai lutut orang dewasa, sehingga kendaraan terutama roda dua tidak bisa melintas.

Salah satu tokoh masyarakat yang berada di kawasan itu, yang tidak mau namanya dipubliaksikan, mengatakan, Bupati SBB, Yasin Payapo, tidak bisa berdalih stutus jalan tersebut milik provinsi. “ Meskipun status jalan itu milik provinsi, namun Pemda SBB tidak bisa menutup mata begitu saja. Pak Yasin selaku Bupati harus mampu melobi pemda provinsi agar secepanya dibangun jalan itu,” ungkap tokoh masyarakat itu dengan kesalnya. (Mar)