MALUKUnews, Ambon: Polisi Resort (Polres) Seram Bagian Barat (SBB) menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi tahanan yang beragama Islam.

Kegiatan yang diikuti oleh 11 tahanan ini berlangsung di Ruang Tahanan (Rutan) Polres SBB, Rabu (09/09).

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres SBB, Kompol Akmil Djapa.

Kegiatan dalam bentuk tausiyah agama ini guna memotivasi dan memupuk kesadaran para tahanan agar tak mengulangi perbuatannya yang melanggar hukum.

Wakapolres SBB, Kompol Akmil Djapa dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa, para napi yang berada di rutan bukan berarti akhir dari segalanya. “ Jika kita melakukan perbuatan yang menyakiti orang lain, maka diri sendiri yang akan menanggung dosanya,” ujar pria dengan satu melati dipundaknya itu.

Harus disadari, lanjut Akmil, karena perbuatan kita, orang lain yang jadi susah. “ Dan di akhirat kelak, kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah kita perbuat,” ujarnya.

Di akhir tausiyahnya, Wakapolres ini mengingatkan,bahwa setelah masa hukuman selesai atau bebas dan menjalani kehidupan normal, maka jadilah polisi bagi diri sendiri, bagi keluarga dan bagi orang lain dalam arti bisa menjaga perilaku, serta keamanan mulai dari diri sendiri, keluarga dan bagi orang lain.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Wakapolres dan pembacaan surat Yasin bersama. (Mg-02)