MALUKUnews, Huamual: Para Pemuda Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melakukan aksi boikot atas pembangunan tower Net One yang sementara dibangun diatas lahan milik negeri Luhu, Jumat (11/10), sore.

Aksi protes ini dilakukan, karena Penjabat Desa Luhu, Jufri Kaliky dan para stafnya, tidak pernah menyampaikan masalah ini kepada masyarakat dan pemuda prihal penggunaan lahan oleh Net One itu.

Dalam aksi itu, para pemuda kemudian membuat tanda pelarangan diatas lahan yang berukuran 20x20 itu. “ Kami minta selama 2 x 24 jam, Penjabat Kepala Desa Luhu, Jufri Kaliky, harus segera mengumpulkan dan melakukan pertemuan dengan seluruh masyarakat desa, guna menjelaskan status tanah yang digunakan pihak Net One itu,” ujar salah satu pendemo penuh emosi.

Puluhan pemuda ini juga mengancam, jika Penjabat Desa Luhu itu tidak segera melakukan pertemaun dengan masyarakat, dan pembangunan tetap saja berjalan, maka mereka akan bertindak lebih keras lagi.

Para pemuda ini berharap, agar pihak Net One dan Penjabat Desa Luhu, supaya segera melakukan pertemuan dengan masyarakat untuk membicarakan masalah ini baik-baik.

“ Ini areal kami, tidak bisa digunakan seenaknya begitu saja, tanpa ada kesepakatan dengan masyarakat. Kami terus mengawal perosoalan ini, jika tetap saja memaksakan pembangunan ini, maka jangan salahkan kami, jika melakukan tindakan anarkis demi mempertahankan harga diri masyarakat adat Luhu ini,” ujar salah satu pendemo.

Hingga berita ini di publikasikan, Penjabat Desa Luhu, Jufri Kaliky, belum juga berhasil dimintai komentarnya. Malukunews.co, juga berusaha menghubunginya, namun ponselnya tidak aktif. (Juhari)