MALUKUnews,co, Bula: Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Desa Salangur Kota, Kecamatan Siritaun Widah Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), saat ini tidak memiliki tenaga kesehatan. Akibatnya, kantor Pustu itu kini terlihat terbengkalai, karena tidak berpenghuni. Kondisi ini sudah terjadi sejak tahun 2017 lalu.

Ketua Gerakan Pemantau Kebijakan Publik (GPKP) SBT, Ahmad Rumuar, yang juga warga desa setempat, mendesak dinas kesehatan SBT, supaya segera menempatkan sejumlah tenaga kesehatan untuk bertugas di Pustu ini. Tujuannya agar masyarakat setempat bisa mendapat pelayanan kesehatan. “ Masyarakat yang sakit ingin berobat, namun tak ada tenaga medis,” ujar Rumua kepada Malukunews.co, kemarin.

“ Selama ini dinas kesehatan tidak perhatikan Pustu, mereka mungkin buta dan tuli. Saya juga agak heran dan bingung, sebenarnya ketersedian Pustu untuk pelayanan bagi kesehatan rakyat ataukah dibiarkan rumput liar menjadi penghuni Pustu,” tegas Rumuar.

Kata Rumuar, masyarakat Desa Salangur Kota saat ini sangat membutuhkan tenaga kesehatan. Pasalnya, jika warga ada yang sakit, mereka selalu berjalan jauh sampai ke kota kecamatan atau ke Bula untuk berobat. “ Jadi saya harap kadis kesehatan SBT supaya bisa mendengar keluhan masyarakat saat ini,” ujarnya. (Basir)