MALUKUnews, Ambon: Ketegangan antara masayrakat dan Polisi di Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), belum kunjung juga usai, setelah sekelompok mahasiswa dan pemuda Bula membakar Pos Lantas, Jumat, siang, kemarin.

Informasi yang diperoleh Malukunews.co, di Kota Bula, Sabtu (04/10), pagi, menyebutkan, ratusan warga Bula melakukan aksi di Mapolres SBT. Karena tidak diterima Kapolres SBT, AKBP Yukonarko, massa kemudian marah dan menyerobot masuk ke halaman Mapolres. Massa dan polisi yang sedang berjaga kemudian saling dorong. Entah kenapa, tiba-tiba ada lemparan batu ke arah poilsi, polisi kemudian marah dan mengeluarkan tembakan. Bentrok antar kedua belah pihak pun kemudian tak dihindari.

Dalam peristiwa ini, menurut sejumlah sumber dil apangan menyebutkan, 1 orang warga terkena tembakan dan sejumlah orang mengalami luka. Para korban tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit setempat untuk dirawat.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketegangan antar polisi dan masyarakat ini berawal dari sejumlah oknum polisi yang memukul rekannya sendiri. Sikap sejumlah oknum polisi itu tidak diterima masyarakat, karena oknum polisi yang dipukul itu sedang dalam penyembuhan luka sunatan.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan dari pihak kepolisian. Malukunews.o, berusaha untuk melakukan konfirmasi terkait insiden ini ke pihak Polda Maluku namun belum berhasil. (Qin)