MALUKUnews, Ambon: Dua buah video rekaman kecurangan pemungutan suara ulang pilkada Maluku di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) beredar di youtube. Vedeo berdurasi 3, 16 menit dan 3 menit itu diunggah oleh seseorang dengan identitas serba serbi pada, Senin (23/09).

Dalam video itu terlihat jelas, salah seorang petugas KPPS disalah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten SBT mencoblos puluhan kertas suara yang diarahkan tepat pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Abdullah Vanath-Jonas Martin Maspaitella (Damai) dihadapan sejumlah petugas KPPS lainnya. Ironisnya para petugas KPPS dan saksi hanya melihat sambil tertawa dan tidak memprotes sedikit pun. Video kecurangan tersebut, saat ini ramai diperbincangkan warga di Ambon.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu, Kabupaten SBT, Saleh Tianotak yang dikomfirmasi wartawan dari Ambon, Selasa (24/9/2013) mengaku kaget dan baru mengetahui adanya video tersebut.”Saya juga baru diberitahu hari ini, dan saya baru mau melihat video tersebut,”kata Saleh.

Dia mengaku, sejauh ini pihaknya telah menjalankan tugas pengawasan dengan maksimal, dan belum mendapatkan laporan adanya kecurangan tersebut. setelah melihat video itu, dirinya berjanji akan mempelajarinya dan akan melaporkan ke Bawaslu Maluku untuk ditindaklanjuti.

“Selama ini tidak ada laporan dari warga maupun tim sukses pasangan calon terkait adanya kecurangan tersebut. Jadi saya sendiri baru dengar, dan saya baru mau melihat dan mempelajari video itu apakah video itu benar ataukah tidak,”ungkapnya lagi.

Dia juga mengungkapkan, pihaknya akan segera mengidentifikasi dugaan video kecurangan tersebut , mulai dari lokasi dalam video itu dan juga petugas KPPS.”Jadi ini masih dugaan, yang jelas kita harus mengidentifikasi lokasi TPS dan juga para petugas KPPS yang beredar dalam video itu.”ujarnya.

Video dugaan kecurangan pilkada ini juga telah diunggah Sekretaris tim pemenangan pasangan Herman Koedoebon-Daud Sangadji di akun facebook miliknya bernama Thobiyend Sahureka. (PR)