MALUKUnews, Ambon: Koramil 10/Werenama Kodim 1502/Masohi membangun jembatan darurat dari kayu dengan ukuran 2 x 16 meter yang melintasi sungai Waiulil, Desa Tobo, Kecamatan Werenama, Seram Bagian Timur (SBT), Minggu (26/07).

Karya bhakti ini pimpin langsung Danramil 1502-10/Werenama, Kapten Inf. Bambang Setiono beserta 7 orang anggotanya dan dibantu aparat desa serta masyarakat sebanyak 20 orang. Jembatan darurat ini dibangun menyusul jembatan sebelumya yang ada di sungai ini putus akibat banjir akibat curah hujan tinggi.

“ Jembatan darurat yang dibangun dari kayu ini, sangat vital karena menjadi jalur utama laju perekonomian masyarakat. Jembatan yang terputus akibat banjir ini bukan hanya bisa dilalui orang, tetapi juga bisa dillewati sepeda motor untuk memudahkan aktifitas masyarakat,” ujar Danraml Bambang seperti dikutif dari akun facebook bernama Penrem Binaiya.

Bambang mengatakan, masyarakat petani yang hendak ke ladang dan kebun dan juga untuk akses antar desa dan ke ibu kota SBT serta anak-anak sekolah sudah bisa memperguankan jembatan darurat ini dengan aman. “ Kegiatan karya bhakti ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam kemanunggalan dengan rakyat demi membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Danramil Bambang. (Mar)