MALUKUnews, Ambon: Anggota MPR RI Fraksi PKS, Saadiah Uluputty mengajak pelajar di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) untuk peduli (melek) terhadap isu Sumber DayaAalam (SDA), terutama terkait minyak dan gas (migas) yang menjadi kekayaan Indonesia pada beberapa daerah di Maluku.

Anggota Komisi VII DPR RI tersebut mendorong pelajar SBT untuk belajar dan mendalami ilmu perminyakan dan gas saat mereka masuk jenjang perguruan tinggi. Hal tersebut, kata Uluputty sebagai tanda cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan semangat kontribusi membangun negeri.

“Minyak dan gas kita begitu banyak. Di SBT sendiri ada potensi minyak. Kalian harus pelajari ilmunya agar ke depan kalian yang akan mengelola sumber daya alam kita,” kata Saadiah dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Bula, Selasa (22/09), lalu.

Uluputty mencontohkan Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang memiliki prospek dalam membangun perekonomian Maluku. Menurutnya, putra-putri Maluku harus mempersiapkan SDM agar dapat terlibat mengelola Blok Abadi yang berpotensi menambah penerimaan negara sebesar USD153 miliar atau setara Rp2.135,8 triliun.

“Blok Masela membutuhkan banyak tenaga kerja. Kalian sebagai generasi muda harus siapkan diri untuk itu. Semangat belajar untuk bangun negeri adalah kecintaan kepada NKRI, dimana NKRI sebagai salah satu pilar bangsa selain Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” tambahnya.

Uluputty memaparkan, salah satu tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia yakni disparitas seputar kesejahteraan daerah yang dapat menimbulkan kesenjangan sosial. Penguasaan SDM yang unggul, kata Saadiah, akan mendorong kemajuan daerah dan menjawab tantangan internal kebangsaan tersebut.

“Kalau SDM kita unggul maka kita akan mampu bersaing dan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Negara,” tegasnya. Sementara itu, Abdullah Rumbouw, Humas SMA Negeri 1 Bula menjelaskan, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada Siswa yang dilakukan Saadiah Uluputty sangat penting sebagai penguatan wawasan kebangsaan dan motivasi kepada siswa-siswi untuk lebih maju dan giat belajar.

“Alhamdulillah kegiatannya bisa terlaksana dengan baik. Ibu Saadiah selain memberi penguatan materi kebangsaan, beliau juga memberi motivasi kepada para siswa tentang perlunya pendalaman ilmu di bidang pengelolaan sumber daya alam,” kata Rumbouw. (Red)